Silaturahmi Akbar KKMM, AKBP Ikrar Potawari Serukan Pelestarian Budaya Muna

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Kapolres Pangandaran, Polda Jawa Barat, AKBP Ikrar Potawari, SH., S.I.K., M.Si., M.I.K., mengajak seluruh masyarakat Muna untuk menjadikan Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara sebagai momentum mempererat persaudaraan sekaligus melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Ajakan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Silaturahmi Akbar KKMM Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di kawasan Eks MTQ Kendari.

AKBP Ikrar Potawari, putra asli Desa Lakandito, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, menilai kebersamaan masyarakat Muna harus terus dipelihara melalui kegiatan yang memperkuat ikatan kekeluargaan, adat istiadat, dan semangat persatuan.

Menurutnya, Silaturahmi Akbar KKMM bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk menjaga identitas budaya Muna agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

“Melalui silaturahmi, kita tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjaga budaya, adat istiadat, dan semangat kebersamaan sebagai kekuatan masyarakat Muna,” ujar AKBP Ikrar Potawari dalam video ucapan dukungan, Kamis (9/7/2026).

Ia mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, mahasiswa, serta keluarga besar Muna di berbagai daerah untuk hadir dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan putra-putri Muna yang mengabdi di berbagai bidang, termasuk di institusi Polri, merupakan bukti bahwa masyarakat Muna memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi bangsa. Semangat itu, katanya, harus tetap dibarengi dengan kecintaan terhadap budaya dan daerah asal.

AKBP Ikrar berharap Silaturahmi Akbar KKMM dapat menjadi wadah memperkuat komunikasi, memperluas jejaring antarsesama warga Muna, serta melahirkan gagasan dan kolaborasi bagi kemajuan Kabupaten Muna dan Sulawesi Tenggara.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Kawunaha sebagai falsafah hidup masyarakat Muna yang mengedepankan persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghormati.

Menutup pesannya, perwira menengah Polri berpangkat dua melati itu mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan di mana pun berada.

“Mari kita bersatu, keseisehantomu sokaetahano liwu. Ke mana pun kita merantau, jangan pernah melupakan tanah kelahiran dan budaya yang menjadi jati diri kita,” pesannya.

Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *