KENDARI, LINKSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melepas keberangkatan sekitar 200 mahasiswa dan warga asal Maluku Utara yang mengikuti program mudik gratis dari Kendari menuju Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Pelepasan berlangsung di Pelabuhan Nusantara Kendari, Minggu (15/3/2026).
Program mudik gratis tersebut menjadi solusi bagi para pemudik yang sebelumnya sempat tertahan di pelabuhan akibat keterbatasan kuota kapal yang tersedia. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kemudian melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu agar para penumpang dapat segera diberangkatkan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pemudik sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada mahasiswa dan masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
“Dari hasil komunikasi dan koordinasi kita dengan Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Taliabu, akhirnya hari ini mereka bisa diberangkatkan. Kurang lebih ada 200 lebih orang,” ujar Andi Sumangerukka kepada awak media.
Sebagian besar peserta mudik gratis merupakan mahasiswa asal Maluku Utara yang sedang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara. Melalui program ini, pemerintah berharap para mahasiswa dapat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Gubernur juga berharap setelah masa liburan berakhir, para mahasiswa dapat kembali ke daerah studi mereka untuk melanjutkan pendidikan dengan semangat baru.
“Kita berharap setelah mudik nanti mereka bisa kembali melanjutkan pendidikan dengan baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun 2026 merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait menyediakan sekitar 6.700 kursi mudik gratis, sementara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan tambahan sekitar 4.000 kursi bagi masyarakat.
“Total keseluruhan sekitar 10.000 kuota mudik gratis yang disiapkan untuk masyarakat,” ungkapnya.
Keberangkatan ratusan mahasiswa dan warga tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, sekaligus memastikan para pemudik dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya di tengah keterbatasan sarana transportasi.
Laporan : Rul R.










































