KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Sulawesi Tenggara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 tahun 2026 dalam suasana khidmat dan penuh makna.
Peringatan yang sejatinya jatuh pada 22 Januari tersebut diselenggarakan bersamaan dengan HUT ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, bertempat di Markas Daerah LVRI Sultra.
Peringatan bersama ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kejuangan dan nasionalisme di kalangan generasi muda, khususnya anak-anak pejuang dan veteran.
Ketua PD PPM Sulawesi Tenggara, Tina Trisarana Silondae, SP., MP, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi sejarah dan komitmen moral dalam menjawab tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.
“Esensi peringatan ini adalah meneguhkan kembali semangat kejuangan dan nasionalisme, terutama di tengah dinamika zaman dan situasi kebencanaan yang terjadi di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera sejak akhir November 2025,” ujar Tina.
Ia menekankan peran strategis Pemuda Panca Marga sebagai penerus estafet perjuangan bangsa.
Menurutnya, PPM harus tampil sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan nasional, mulai dari kegiatan kemanusiaan, penanggulangan bencana, hingga kontribusi nyata dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Solidaritas sosial dan persatuan menjadi kunci utama bagi pemuda untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan,” tambahnya.

Peringatan HUT PPM dan LVRI ini juga menjadi ruang konsolidasi strategis lintas generasi yang mempertemukan para veteran dengan kalangan pemuda. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang inklusif di tengah arus globalisasi.
Dengan semangat pengabdian yang terus terjaga, LVRI dan PPM Provinsi Sulawesi Tenggara meneguhkan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas.
Komitmen tersebut tercermin melalui penguatan nilai nasionalisme dan kejuangan, di mana semangat cinta tanah air, persatuan, dan pengorbanan untuk bangsa terus diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan sosial, kebangsaan, serta pembinaan karakter.
LVRI dan PPM pun diharapkan tetap menjadi penjaga nilai-nilai historis perjuangan sekaligus motor penggerak kesadaran kebangsaan di tengah dinamika perubahan sosial.
Laporan : Rul R.










































