Wakili Gubernur Sultra pada Forum Dunia di Tiongkok, Ridwan Badallah Perkenalkan Potensi Daerah

TIONGKOK, LINKSULTRA.COM – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ridwan Badallah, mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka dalam forum internasional The World Maritime Equipment Conference 2026 yang berlangsung di Fuzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok.

Kehadiran Ridwan Badallah menjadi momentum strategis bagi Sulawesi Tenggara untuk memperkenalkan potensi daerah di hadapan komunitas internasional. Forum ini diikuti peserta dari 80 negara yang berasal dari empat benua, yakni Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika.

Keterlibatan berbagai negara tersebut menjadikan konferensi ini sebagai ruang strategis untuk membangun komunikasi lintas negara, memperluas jejaring kemitraan, serta menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor pembangunan.

Dalam kegiatan tersebut, Ridwan Badallah menjadi pemateri pada forum Marine Biomedicine and Blue Economic Development, yang membahas pengembangan biomedis kelautan dan ekonomi biru sebagai bagian dari upaya mendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, serta pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Keikutsertaan Ridwan sebagai perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan peluang pengembangan daerah yang tidak hanya bertumpu pada sektor kelautan, tetapi juga mencakup pariwisata, investasi, perikanan, industri pengolahan, riset, dan pengembangan teknologi.

“Sulawesi Tenggara memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan melalui kerja sama internasional. Potensi pariwisata bahari, kekayaan sumber daya perikanan, budidaya rumput laut, serta pengolahan hasil laut merupakan sejumlah sektor yang berpeluang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” jelas Ridwan, Junat 17 Oktober waktu Tiongkok.

Selain itu, pengembangan riset biomedis kelautan, transfer teknologi, dan investasi pada sektor produktif dapat membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan mitra internasional.

“Melalui forum tersebut, Sulawesi Tenggara berpeluang memperkenalkan keunggulan daerah sekaligus menjajaki kemungkinan kemitraan yang dapat mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan industri lokal, dan penciptaan lapangan kerja,” terang mantan Kadis Kominfo Sultra ini.

Perkuat Jejaring Internasional

Pentingnya forum ini juga tercermin dalam pemberitaan Fuzhou News Network pada 15 Oktober 2026 mengenai pertemuan Guo Ningning, Wakil Sekretaris Partai Provinsi Fujian sekaligus Sekretaris Komite Partai Kota Fuzhou, dengan sejumlah tamu penting dari luar negeri yang menghadiri The World Maritime Equipment Conference 2026.

Dalam laporan berbahasa Mandarin berjudul “郭宁宁与2026世界航海装备大会部分重要外宾座谈交流”, yang berarti “Guo Ningning Mengadakan Pertemuan dan Pertukaran dengan Sejumlah Tamu Penting Asing dalam World Maritime Equipment Conference 2026”, disebutkan bahwa konferensi tersebut menjadi platform penting bagi pengembangan kerja sama ekonomi kelautan, inovasi teknologi, dan pertukaran budaya antarnegara.

Dalam pertemuan itu, Guo Ningning menyampaikan harapan agar konferensi menjadi momentum untuk memperdalam hubungan dan kerja sama di berbagai bidang sehingga memberikan manfaat timbal balik bagi seluruh pihak.

Sejumlah perwakilan internasional yang hadir juga menyampaikan pandangan mengenai pentingnya memperkuat kerja sama dalam pengembangan industri kelautan, inovasi teknologi, dan pertukaran budaya.

Laporan tersebut turut menegaskan peran forum internasional sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kolaborasi dan membuka peluang pengembangan bersama.

Konteks tersebut relevan bagi Sulawesi Tenggara dalam memanfaatkan partisipasi pada konferensi internasional untuk memperluas jaringan komunikasi dan memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada mitra dari berbagai negara.

Dorong Peluang Ekonomi Sulawesi Tenggara

Bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, keikutsertaan dalam forum internasional ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas promosi potensi daerah dan membangun peluang kerja sama yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

“Pengembangan pariwisata dapat diintegrasikan dengan sektor lain, seperti industri kreatif, perikanan, produk olahan hasil laut, serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan pendekatan tersebut, potensi daerah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap pria yang akrab disapa eRBe ini.

Di sisi lain, kolaborasi di bidang riset dan teknologi juga berpeluang mendukung pengembangan produk unggulan daerah agar memiliki daya saing lebih tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Kehadiran Ridwan Badallah yang mewakili gubernur dalam forum tersebut menjadi kesempatan bagi Sulawesi Tenggara untuk mengambil bagian dalam dialog internasional mengenai peluang pengembangan ekonomi dan inovasi.

“Melalui partisipasi dalam The World Maritime Equipment Conference 2026 di Tiongkok, Sulawesi Tenggara diharapkan semakin dikenal oleh komunitas internasional dan mampu menindaklanjuti peluang kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” paparnya.

Upaya ini sekaligus membuka ruang bagi Sulawesi Tenggara untuk memperkuat posisi sebagai daerah yang memiliki potensi besar di bidang pariwisata, investasi, perikanan, dan berbagai sektor ekonomi lainnya yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi internasional.

Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *