KENDARI, LINKSULTRA.COM – Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menorehkan kebanggaan di kancah nasional. Dua pelajar terbaik, Muhammad Faiq Alimuddin dari Kota Kendari dan Waode Alika Zea Chanidya dari Kabupaten Muna Barat, resmi terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional 2025.
Keduanya akan bergabung dalam barisan kehormatan untuk mengibarkan duplikat Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta. Kabar ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. H. Asrun Lio, dalam keterangannya kepada media.
“Alhamdulillah, hasil seleksi tingkat pusat menetapkan satu pasang utusan Sultra sebagai Paskibraka nasional tahun ini. Mereka telah menjalani serangkaian tes, termasuk pemeriksaan kesehatan dan kesiapan fisik,” ujar Asrun Lio.
Menurut surat pemanggilan resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dengan Nomor: 1043/PE.00.04/07/2025/D4.02 tertanggal 8 Juli 2025, kedua siswa tersebut akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan mulai 14 Juli hingga 22 Agustus 2025 di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.
BPIP juga menyatakan bahwa seluruh biaya transportasi dan akomodasi ditanggung panitia, sementara peserta diwajibkan membawa perlengkapan dan dokumen yang tercantum dalam surat lampiran resmi.
Sebelum keberangkatan, Gubernur Sulawesi Tenggara dijadwalkan melepas secara resmi kedua siswa dan memberikan arahan langsung.
Persiapan Paskibraka Tingkat Provinsi Dimulai Akhir Juli
Selain seleksi nasional, Pemprov Sultra juga telah menyiapkan pembentukan Paskibraka Tingkat Provinsi. “Pemusatan latihan akan dimulai pada 29 Juli sampai 20 Agustus 2025, selama 20 hari penuh,” ungkap Asrun Lio.
Peserta Paskibraka Provinsi dipilih dari 17 kabupaten/kota se-Sultra. Mereka merupakan hasil seleksi daerah serta peserta seleksi nasional yang tidak lolos ke tingkat pusat.
Sekda berharap para Paskibraka dari Sulawesi Tenggara bisa mendapatkan peran-peran strategis dalam upacara nasional, termasuk posisi kehormatan sebagai pengibar bendera.
“Setiap daerah tentu berharap wakilnya menjadi pengibar bendera. Kita optimis Sultra bisa mendapat posisi itu tahun ini,” ujarnya.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan pelatihan dan akan memberikan laporan berkala kepada Gubernur demi menjamin kualitas dan kesiapan para calon Paskibraka.
Laporan : Rul R.
















































