Guru SMAN 1 Kendari Raih Program Riset Internasional, Akan Teliti Gelombang Laut di Nepal dan Thailand

KENDARI, LINKSULTRA.COM  – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Sulawesi Tenggara. Seorang guru matematika di SMAN 1 Kendari, Zulfaidil, berhasil lolos program riset internasional dengan pendanaan penuh (full funding) dan akan mengikuti kegiatan akademik di Nepal serta Thailand selama sekitar satu bulan.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Aris Badara. Menurutnya, capaian itu menjadi fenomena baru sekaligus kebanggaan bagi dunia pendidikan di Sultra.

“Ini fenomena yang baru dan unik. Ada salah satu tenaga pendidik kita yang saya katakan sudah berkiprah di level internasional karena bisa berkegiatan di luar negeri dan bergabung dalam organisasi profesi bertaraf internasional,” ujar Aris Badara.

Ia menilai keberhasilan Zulfaidil harus menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di Sulawesi Tenggara untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran.

“Tentu kita mendukung penuh. Saya berharap ini berdampak bagi guru-guru lainnya, termasuk dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Mudah-mudahan ke depan ada lagi guru-guru kita yang bisa seperti ini,” katanya.

Aris juga berharap pengalaman internasional tersebut nantinya dapat dibagikan kepada para guru dan siswa melalui berbagai kegiatan setelah kembali ke Indonesia.

“Kita berharap ini bisa menjadi budaya baru dan tradisi baru di dunia persekolahan kita,” tambahnya.

Ia turut mengapresiasi pihak sekolah yang telah memberi ruang bagi guru untuk berkembang hingga ke tingkat internasional.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kendari yang telah memberikan kesempatan kepada guru-gurunya untuk bisa berkiprah secara internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan, menegaskan bahwa pihak sekolah selalu membuka ruang bagi guru untuk mengembangkan diri, baik dalam peningkatan kompetensi pribadi maupun pengembangan keilmuan.

“Kami sebagai kepala sekolah tentu men-support dan mendukung penuh guru kami, Pak Zulfaidil, untuk berangkat ke Nepal dan Thailand dalam rangka kegiatan riset matematika dan terapan,” katanya.

Menurut Ruslan, keberhasilan seorang guru di forum internasional bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga dapat membawa dampak positif bagi peserta didik.

“Selain meningkatkan kompetensi peserta didik, guru juga harus terus mengembangkan kompetensi dirinya sesuai bidang keilmuan yang dimiliki,” ujarnya.

Di sisi lain, Zulfaidil mengungkapkan bahwa proses untuk mendapatkan program tersebut tidaklah mudah. Ia harus melewati tahapan seleksi dengan mengirimkan esai dan proposal riset kepada penyelenggara melalui situs resmi program.

“Kami mengirimkan esai dan proposal riset, kemudian menunggu beberapa bulan sampai keluar letter of acceptance atau surat penerimaan,” jelasnya.

Ia mengatakan, peserta yang lolos terbagi dalam beberapa kategori pendanaan, mulai dari pendanaan penuh, setengah pendanaan, hingga tanpa pendanaan. Beruntung, dirinya memperoleh skema full funding atau pendanaan 100 persen.

Dalam program di Nepal, Zulfaidil akan mendalami riset matematika terkait pemodelan gelombang air menggunakan pendekatan matematika untuk memprediksi tinggi gelombang laut.

“Kegiatan di Nepal lebih banyak belajar tentang riset matematika dari pagi sampai sore. Bidang saya terkait fluida, jadi bagaimana menggunakan matematika untuk memprediksi tinggi gelombang air,” jelasnya.

Setelah itu, penelitian akan berlanjut di Thailand dengan fokus yang lebih spesifik, yakni meneliti gelombang akibat longsoran bawah laut.

“Di Thailand nanti lebih spesifik lagi, saya akan meneliti gelombang akibat longsoran bawah laut,” katanya.

Rencananya, Zulfaidil akan bertolak ke Jakarta terlebih dahulu sebelum berangkat ke Nepal pada 14 Mei, lalu melanjutkan perjalanan ke Thailand pada akhir bulan.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa guru daerah juga mampu bersaing di tingkat internasional jika diberi ruang, dukungan, dan kesempatan untuk berkembang.

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *