Ida Usman Ungguli Penjaringan Pilrek UHO 2026–2030, Takdir Sailu dan Herman Lengkapi Tiga Besar

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Tahapan penjaringan bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 resmi menghasilkan tiga kandidat dengan dukungan suara terbanyak dari anggota Senat Universitas. Hasil penjaringan menempatkan Prof. Dr. Ida Usman sebagai peraih suara tertinggi, disusul Prof. Dr. Takdir Sailu dan Prof. Dr. Herman.

Berdasarkan hasil penghitungan suara dalam rapat penjaringan yang digelar di lingkungan UHO, Ida Usman memperoleh 15 suara, unggul atas kandidat lainnya. Sementara Takdir Sailu meraih 11 suara, sedangkan Herman mengumpulkan 10 suara.

Dengan hasil tersebut, ketiga akademisi tersebut menjadi tiga besar bakal calon Rektor UHO yang akan melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai mekanisme pemilihan rektor yang berlaku.

Adapun perolehan suara bakal calon lainnya yakni Prof. Dr. Edy Karno sebanyak 5 suara, Prof. Dr. Ruslin memperoleh 3 suara, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande meraih 2 suara, dan Prof. Dr. Yusuf Sabilu mendapatkan 1 suara.

Sementara itu, Prof. Dr. Baru Sadarun, Prof. Dr. Ma’ruf Kasim, dan Prof. Dr. Muliddin belum memperoleh dukungan suara dalam proses penjaringan tersebut. Selain itu, tercatat terdapat 1 suara abstain.

Proses penjaringan berlangsung secara terbuka dengan sistem pemungutan suara oleh anggota Senat Universitas. Penghitungan dilakukan secara langsung di hadapan peserta rapat untuk memastikan proses berjalan transparan, objektif, dan sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan.

Hasil penjaringan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo periode 2026–2030. Tiga kandidat dengan dukungan terbanyak selanjutnya akan mengikuti tahapan penyaringan dan pemilihan sesuai jadwal yang telah ditetapkan Senat Universitas dan mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pemilihan Rektor UHO periode 2026–2030 menjadi perhatian civitas akademika karena sosok rektor terpilih nantinya akan memimpin salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara selama empat tahun ke depan. Rektor terpilih diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan daya saing riset dan inovasi, memperluas kerja sama, serta mendorong UHO menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan berakhirnya tahapan penjaringan ini, perhatian civitas akademika kini tertuju pada proses selanjutnya yang akan menentukan siapa di antara tiga kandidat tersebut yang akan memperoleh amanah sebagai Rektor Universitas Halu Oleo periode 2026–2030.

Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *