KENDARI, LINKSULTRA.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mustakim, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal program pembangunan yang menjadi prioritas Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.
Komitmen tersebut disampaikan Mustakim saat turut mendampingi Gubernur dalam peninjauan sejumlah pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Kabupaten Bombana, Rabu (4/11/2026).
Pembangunan jalan ini dilaksanakan langsung oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA dan BM) Sultra, Kepala Dinas Muh Said dan beberapa Kepala OPD teknis dan terlebih lagi Pj Sekda Sultra, Muh. Fadlansyah ikut ada di lokasi.
Menurut Mustakim, keterlibatan Bappeda dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan program pembangunan pemerintah provinsi berjalan sesuai arah kebijakan dan kebutuhan masyarakat.
“Kami di Bappeda tentu akan terus mendukung program-program prioritas Bapak Gubernur. Apa yang menjadi visi dan arah pembangunan beliau akan kami kawal melalui perencanaan yang terarah, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Mustakim.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis karena tidak hanya berkaitan dengan konektivitas antarwilayah, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, sektor pertanian, perdagangan, serta pelayanan publik.
“Prinsipnya, Bappeda siap bersinergi dengan seluruh perangkat daerah untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Kami ingin setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Mustakim juga menilai pembangunan konektivitas antara kabupaten dan kota perlu mendapat perhatian berkelanjutan, termasuk pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah daratan maupun kepulauan.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pembangunan jalan penghubung antarkabupaten menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sultra.
“Antarkabupaten itu menjadi prioritas kita. Kenapa? Karena jalan-jalan yang digunakan itu adalah jalan-jalan yang menghubungkan antarkabupaten dan kota,” kata Gubernur.
Ia berharap pembangunan sejumlah ruas jalan provinsi dapat memperkuat konektivitas antara Kabupaten Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, hingga Konawe Selatan sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan dengan memutar.
“Jadi warga tidak harus memutar lagi. Konektivitas antara kabupaten, Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, sama Konsel itu nanti akan terhubungkan semua,” jelasnya.

Gubernur juga memastikan perhatian pembangunan tidak hanya diberikan kepada wilayah daratan, tetapi juga kawasan kepulauan.
“Jadi anggaran nanti akan kita siapkan untuk daratan dan kepulauan,” tegasnya.
Adapun lokasi yang dikunjungi Gubernur bersama rombongan meliputi pekerjaan pengaspalan ruas jalan Ambesea di Kabupaten Konawe Selatan serta peningkatan ruas jalan Kasipute–Lora–Bambaeya di Kabupaten Bombana.
Selain itu, Gubernur juga meninjau rehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Torobulu–Tampo yang dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan Sultra dengan anggaran sekitar Rp9 miliar pada Tahun Anggaran 2026.
Pada 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalokasikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi sepanjang 23,9 kilometer untuk wilayah daratan dan 11,7 kilometer untuk wilayah kepulauan.
Melalui fungsi koordinasi dan perencanaan pembangunan, Bappeda Sultra berkomitmen terus bersinergi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar program prioritas pemerintah provinsi dapat terlaksana secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Laporan : Rul R










































