KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan retret bagi seluruh perangkat daerah sebagai langkah memperkuat kolaborasi dan sinkronisasi pembangunan daerah. Kegiatan berlangsung selama empat hari di Aula Asrama C Kantor BPSDM Sultra dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sultra, Hugua, pada Rabu (10/12/2025).
Selain seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi, retret ini juga melibatkan Kepala Bappeda kabupaten/kota se-Sultra. Para peserta mendapatkan materi dari BPSDM Kemendagri, Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri, Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Kejaksaan, Danrem 143/HO, serta Kapolda Sultra.
Wakil Gubernur Hugua menyampaikan bahwa retret dimaksudkan untuk mengajak para pejabat kembali mengenali peran dan tanggung jawabnya, sekaligus membangun kesadaran sebagai fondasi reformasi birokrasi.
“Retret adalah proses kembali ke dasar diri—siapa kita, apa jabatan kita, dan apa tugas kita. Reformasi birokrasi hanya akan terjadi jika mindset kita berubah menuju kesadaran,” ujar Hugua.
Sementara itu, Kepala BPSDM Sultra, Syahruddin Nurdin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi perangkat daerah agar mampu membangun kolaborasi yang solid dalam menjalankan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur.
Menurut Syahruddin, kolaborasi menjadi kunci untuk menghindari terputusnya komunikasi antar-instansi serta mencegah ego sektoral yang menghambat pembangunan.
“Setiap program harus dikerjakan lintas perangkat daerah. Misalnya pembangunan pariwisata, tidak hanya Dispar yang bekerja. Dinas PU perlu memastikan infrastrukturnya, begitu juga dinas lain sesuai kewenangan masing-masing,” jelasnya.
Ia berharap retret ini dapat menanamkan pemahaman bahwa perangkat daerah bekerja bukan hanya untuk institusinya, tetapi juga untuk memperkuat kabupaten/kota di Sultra sehingga pembangunan dapat berjalan terpadu dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
Laporan : Rul R.










































