KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai patriotisme, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Komitmen tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini menjadi ajang untuk kembali meneguhkan semangat nasionalisme dan peran strategis generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Jajaran pengurus PPM Sultra hadir mengenakan seragam kebesaran organisasi lengkap dengan baret hijau. Penampilan tersebut mencerminkan identitas organisasi yang memiliki keterikatan historis dengan keluarga besar veteran pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam upacara tersebut, perwakilan PPM Sultra berbaur dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, serta berbagai elemen kepemudaan yang mengenakan pakaian adat Nusantara.
Kehadiran PPM Sultra menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat persatuan dan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu bangsa.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan institusi pertahanan dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan.
Plt Ketua Pengurus Daerah PPM Sulawesi Tenggara, Tina Trisarana Andriani Silondae, mengatakan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus dimaknai lebih luas daripada sekadar peringatan seremonial.
Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu melalui karya, integritas, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Sebagai anak cucu para pejuang kemerdekaan, darah patriotik mengalir dalam diri kami. Namun, patriotisme hari ini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan gigih berkarya, menjaga keutuhan NKRI, dan berempati langsung terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat Bumi Anoa,” tegas Tina.
Pengurus PD PPM Sulawesi Tenggara berfoto bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Dr. Ir. Hugua, M.Ling ) dan Danrem 143 HO (Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han) di tengah peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2026 di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara
Ia menjelaskan, nilai patriotisme harus diwujudkan melalui tindakan konkret yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Pemuda, kata dia, dituntut mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Tina juga menekankan pentingnya karakter gigih dan berempati dalam membangun generasi muda yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.
Baginya, semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan persatuan, serta dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Sebagai organisasi yang mewarisi nilai-nilai perjuangan veteran, PPM Sultra memandang bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga semangat cinta tanah air sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
Tina berharap, momentum Sumpah Pemuda dapat menjadi pengingat bagi seluruh pemuda di Sulawesi Tenggara agar terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga persatuan, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
“Semangat Sumpah Pemuda harus kita buktikan melalui tindakan. Pemuda harus patriotik dalam menjaga bangsa, gigih menghadapi tantangan, dan memiliki empati terhadap sesama. Dengan begitu, kehadiran kita benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, jajaran pengurus PPM Sultra juga berkesempatan berfoto bersama Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, serta sejumlah unsur Forkopimda.
Pengurus PPM Sultra turut mengabadikan kebersamaan bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M.Ling., dan Danrem 143/Halu Oleo, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han.
Kebersamaan tersebut menjadi simbol pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat wawasan kebangsaan serta menjaga stabilitas dan persatuan di daerah.
Ke depan, PPM Sultra berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam berbagai kegiatan yang mendukung penguatan karakter kebangsaan, pemberdayaan sosial, dan pembinaan generasi muda.
Organisasi ini juga menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui program kepemudaan, kegiatan bakti sosial, serta edukasi wawasan kebangsaan.
Upaya tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta menolak paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
PPM Sultra juga ingin memastikan bahwa warisan perjuangan para veteran tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi terus hidup dalam perilaku dan pengabdian generasi penerus.
Melalui semangat patriotik, kegigihan, dan empati, PPM Sultra bertekad menjadi bagian dari gerakan kepemudaan yang mendorong kemajuan Sulawesi Tenggara sekaligus memperkuat persatuan Indonesia.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 pun menjadi momentum bagi organisasi tersebut untuk mempertegas arah pengabdian: menjaga warisan perjuangan, merawat persaudaraan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, serta bangsa.
Laporan : Rul R.
















































