KENDARI, LINKSULTRA.COM – Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sultra, Drs H Asrun Lio, menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) maritim melalui pembinaan Satuan Karya (Saka) Bahari.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Saka Bahari tingkat daerah Sulawesi Tenggara yang digelar di Aula Klinik Lanal Kendari, Sabtu (18/4/2026).
Dalam sambutannya, Asrun Lio menilai pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat pembinaan generasi muda, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan Sultra.
“Pemerintah dan masyarakat menaruh harapan besar kepada pengurus yang baru dilantik untuk membawa semangat baru dalam tubuh Saka Bahari serta mampu mengoptimalkan potensi maritim daerah sebagai wadah edukasi yang produktif,” ujarnya.
Ia menekankan pembinaan Saka Bahari harus berfokus pada peningkatan keterampilan teknis di bidang kelautan, seperti navigasi, penyelaman, hingga konservasi laut. Menurutnya, penguasaan keterampilan tersebut penting agar anggota Pramuka memiliki kompetensi yang siap diterapkan, baik di dunia kerja maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa pendidikan karakter tetap menjadi fondasi utama dalam kegiatan kepramukaan. Saka Bahari diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berintegritas tinggi.
“Melalui pendidikan di alam terbuka dan tantangan di laut, kita membentuk mentalitas generasi muda yang tidak mudah menyerah, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka,” tambahnya.
Lebih lanjut, Asrun Lio menilai keberadaan Saka Bahari sangat relevan dalam mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dengan kondisi wilayah Sulawesi Tenggara yang didominasi perairan, keterlibatan generasi muda dinilai penting dalam menjaga potensi serta kelestarian sumber daya laut.
Ia juga mendorong sinergi antara Kwarda Pramuka dengan TNI Angkatan Laut serta instansi kemaritiman lainnya agar pembinaan berjalan sesuai standar keselamatan dan kebutuhan industri.
Kepada pengurus yang baru dilantik, ia berpesan agar segera menyusun program kerja yang inovatif dan adaptif, serta memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan organisasi dan pembinaan anggota.
“Kita harus memastikan setiap anggota Saka Bahari mendapatkan pengalaman belajar yang modern, berkesan, serta memiliki manfaat ekonomi dan sosial,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Mabi dan pimpinan Saka Bahari Sulawesi Tenggara yang baru dilantik, seraya berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi unggul di sektor maritim,” pungkasnya.
Laporan : Rul R.










































