SSB La Towua Tongkuno Muna Datang ke Kendari, Bidik Juara di Kelompok U10, U11 dan U12

KENDARI, LINKSULTRA.COM — Sekolah Sepak Bola (SSB) La Towua asal Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, datang ke Kota Kendari untuk ambil bagian dalam ajang Youth Football Festival Sulawesi Tenggara 2026.

SSB La Towua membawa sejumlah pemain muda untuk berlaga pada kelompok usia U10, U11 dan U12. Kehadiran tim asal Kabupaten Muna tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mengukur kemampuan para pemain dalam kompetisi antarklub.

Pemilik sekaligus pelatih SSB La Towua, Buang La Towua, SE., SM, mengatakan keikutsertaan timnya di Kendari bukan sekadar untuk meramaikan turnamen. Ia menargetkan anak asuhnya mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing memperebutkan gelar juara.

“Target kami tentu juara. Kami datang ke Kendari bukan hanya untuk ikut bermain, tetapi memberikan pengalaman bertanding kepada anak-anak sekaligus mengukur kemampuan mereka,” ujar Buang.

Menurutnya, kelompok usia U10, U11 dan U12 merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan dasar pemain sepak bola. Karena itu, para pemain didorong untuk menikmati pertandingan sekaligus menunjukkan perkembangan teknik yang telah mereka dapatkan selama menjalani latihan.

Buang menambahkan, persiapan tim telah dilakukan dengan memberikan latihan dan pembinaan secara rutin. Para pemain juga diarahkan untuk memahami kerja sama tim, disiplin, sportivitas serta keberanian dalam menghadapi lawan.

“Kami ingin anak-anak bermain dengan percaya diri. Menang atau kalah merupakan bagian dari proses. Yang paling penting mereka mendapatkan pengalaman dan terus berkembang,” katanya.

Ia berharap kompetisi sepak bola usia dini seperti Youth Football Festival dapat menjadi ruang bagi pemain-pemain muda dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara untuk saling bertemu dan menunjukkan kemampuan.

Menurutnya, banyak potensi pemain muda yang tersebar di kabupaten dan kota di Sultra, termasuk dari wilayah kepulauan dan pedalaman. Kompetisi di tingkat provinsi dinilai dapat membuka kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman lebih luas.

SSB La Towua sendiri membawa semangat dari Kabupaten Muna untuk bersaing dengan tim-tim lainnya di Kota Kendari. Para pemain diharapkan mampu tampil maksimal di setiap pertandingan dan menjaga nama baik klub serta daerah asalnya.

Buang juga menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam proses pembinaan pemain usia dini. Menurutnya, pembentukan pemain tidak hanya berlangsung di lapangan latihan, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga di luar lapangan.

“Anak-anak ini masih dalam proses belajar. Jadi dukungan orang tua sangat penting agar mereka tetap semangat berlatih dan bertanding,” ujarnya.

Dengan keikutsertaan pada tiga kelompok usia, SSB La Towua berharap dapat memperoleh pengalaman sekaligus prestasi dalam ajang tersebut. Target juara menjadi motivasi bagi pemain dan jajaran pelatih untuk memberikan penampilan terbaik.

Ajang Youth Football Festival Sulawesi Tenggara Tahun 2026 sendiri mempertemukan klub-klub sepak bola usia dini dari berbagai daerah. Berdasarkan spanduk kegiatan, festival tersebut mempertandingkan kelompok U10, U11 dan U12.

SSB La Towua Tongkuno Muna pun siap memberikan perlawanan dan menunjukkan potensi pemain mudanya di Kota Kendari. Selain mengejar prestasi, keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Muna.

 

 

Laporan : Rul R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *