KENDARI, LINKSULTRA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan tema Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Senin, 8 September 2025 di Aula Lantai 2 RSUD Bahteramas.
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai amanat UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Permen PANRB Nomor 16 Tahun 2017 mengenai partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan. Forum ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan menghimpun saran, masukan, dan aspirasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan darurat di rumah sakit.
Plt. Direktur RSUD Bahteramas, dr. Muhammad Saiful, Sp.B, Subsp.Onk (K), menegaskan pentingnya forum ini sebagai sarana membangun kesepahaman antara rumah sakit dan masyarakat.

“Dalam pelayanan sering timbul miskomunikasi. Oleh karena itu, forum ini kita rangkai agar dapat menjadi solusi bersama,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu persoalan yang sering muncul adalah kesalahpahaman di masyarakat mengenai perbedaan pelayanan antara peserta BPJS dan non-BPJS, serta persepsi tentang kecepatan prosedur pelayanan kesehatan di IGD.
“Kami ingin meluruskan bahwa mekanisme pelayanan di IGD berlaku sama sesuai prosedur yang ada. Tidak ada pembedaan pelayanan, baik bagi peserta BPJS maupun non-BPJS. Yang terpenting adalah kondisi medis pasien, karena IGD adalah layanan darurat yang mengutamakan keselamatan nyawa,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur layanan agar tidak terjadi kesenjangan harapan dengan realitas di lapangan.

“Melalui forum ini, kami ingin menghadirkan pemahaman yang lebih jelas mengenai mekanisme pelayanan secara detail, sehingga tidak lagi menimbulkan kesenjangan antara harapan masyarakat dan layanan yang tersedia,” jelasnya.
Ia berharap, partisipasi masyarakat dapat menjadi motor penggerak peningkatan mutu layanan di RSUD Bahteramas.
“Kami sadar partisipasi masyarakat sangat besar peranannya dalam peningkatan mutu pelayanan. Masukan yang diberikan dalam forum ini akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan,” tutupnya.
Peserta forum berasal dari unsur tenaga kesehatan, pejabat terkait, hingga masyarakat pengguna layanan. Mereka diwajibkan menggunakan ID Card peserta serta membawa surat tugas sebanyak dua rangkap.
Pelaksanaan kegiatan ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025.
elalui forum ini, manajemen RSUD Bahteramas berharap pelayanan di IGD dapat semakin cepat, tepat, dan transparan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tenggara tersebut.
Laporan: Rul R.









































