KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) dalam waktu dekat berencana melakukan pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih berstatus pelaksana tugas (Plt).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Andi Haeruni, mengungkapkan bahwa beberapa jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) saat ini telah mengantongi pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan siap untuk dilantik.
“Sudah ada beberapa jabatan yang berstatus Plt dan pertimbangan teknisnya dari BKN sudah keluar. Itu sudah siap dilantik, tinggal menunggu waktu dari Pak Gubernur,” ujar Andi Haeruni.
Ia menjelaskan, Gubernur Sultra menginginkan pelantikan dilakukan secara serentak, sehingga saat ini masih menunggu momentum yang tepat untuk pelaksanaan.
“Pak Gubernur berharap pelantikan dilakukan sekaligus,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andi Haeruni menerangkan bahwa pengisian jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Sultra dilakukan melalui tiga mekanisme, yakni seleksi terbuka (open bidding), evaluasi kinerja yang berujung pada rotasi atau mutasi, serta melalui manajemen talenta.
Menurutnya, mekanisme manajemen talenta dilakukan secara sistematis melalui penilaian kompetensi yang terintegrasi dengan sistem Badan Kepegawaian Negara, termasuk menggunakan metode pemetaan “9 box”.
“Dalam manajemen talenta, ada sistem yang sudah dibangun di BKN, termasuk penilaian 9 box. Dari situ dipilih tiga nama terbaik untuk diusulkan kepada Gubernur, kemudian diajukan ke BKN,” jelasnya.
Ia menambahkan, terdapat empat jabatan kepala OPD yang dipastikan akan segera didefinitifkan karena seluruh proses administrasi, termasuk pertek dari BKN, telah rampung.
Keempat jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala), Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
“Empat ini insya Allah pasti, karena pertimbangan teknisnya sudah ada,” tegasnya.
Sementara itu, terkait rencana pengisian jabatan lainnya, Andi Haeruni menyebut masih dalam proses dan belum dapat dipastikan jumlah maupun waktunya.
“Masih berproses, jadi untuk itu saya belum bisa memberikan jawaban lebih lanjut,” pungkasnya.
Laporan : Rul R.










































