KENDARI, LINKSULTRA.COM – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Famtrip Overland 3 Hari 2 Malam yang akan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026.
Kegiatan ini akan menjelajahi destinasi wisata di Kabupaten Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur sebagai bagian dari upaya mempromosikan potensi wisata alam Sultra kepada wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd., M.M., dalam arahannya kepada peserta dan relawan Pesona Wisata Sultra menyampaikan bahwa famtrip bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan bentuk kepedulian bersama dalam memperkenalkan kekayaan alam Sulawesi Tenggara.
“Famtrip ini adalah bentuk kepedulian kita untuk memperkenalkan potensi wisata alam, pegunungan, dan savana Sulawesi Tenggara kepada wisatawan daerah, nusantara, maupun mancanegara,” ujarnya.
Ridwan menjelaskan, kegiatan ini juga diproyeksikan menjadi role model penyelenggaraan Festival Pajongan dan Paralayang Tahun 2027 yang telah direncanakan untuk masuk dalam program dan penganggaran pemerintah daerah.
Menurutnya, konsep famtrip kali ini mengusung semangat kebersamaan dan kemandirian. Seluruh peserta diminta menyiapkan kendaraan, perlengkapan perjalanan, logistik pribadi, hingga kebutuhan berkemah secara mandiri.
“Kegiatan ini bersifat mandiri dan tidak mengikat. Setiap peserta membawa kendaraan, perlengkapan, serta bekal masing-masing sesuai kebutuhan perjalanan,” jelasnya.
Famtrip akan berlangsung selama tiga hari dua malam dengan rute Pajongan–Watubangga–Sani-Sani–Kolaka Timur. Rencananya, rombongan akan dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 08.30 WITA di halaman Kantor Gubernur Sultra sebelum memulai perjalanan sesuai jadwal yang telah dibagikan kepada peserta.
Selain menikmati destinasi wisata, peserta juga diberikan kesempatan mengikuti tantangan olahraga paralayang. Panitia membuka pendaftaran bagi peserta yang berminat melalui koordinasi bersama Ketua Generasi Pesona Indonesia (GenPI).
Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menyiapkan hiburan berupa alat musik dan pemain organ tunggal yang akan mengisi suasana kebersamaan di kawasan Pajongan.
Ridwan menambahkan, salah satu tujuan utama penyelenggaraan famtrip adalah menghadirkan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di daerah yang dilalui. Oleh karena itu, pada setiap titik kumpul di Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur telah disiapkan pelaku UMKM dan pedagang lokal yang akan menyediakan makanan, minuman, serta berbagai produk bagi peserta.
“Kami sengaja melibatkan UMKM dan pedagang lokal agar manfaat ekonomi dari kegiatan ini benar-benar dirasakan masyarakat. Kehadiran peserta famtrip diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi di setiap daerah yang menjadi tujuan perjalanan,” katanya.
Dalam arahannya, Ridwan juga mengingatkan setiap koordinator rombongan agar bertanggung jawab terhadap anggota kelompok masing-masing selama perjalanan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan.
Melalui Famtrip Overland 2026, Dinas Pariwisata Sultra berharap promosi destinasi wisata unggulan di Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur semakin luas serta mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Sulawesi Tenggara.
Laporan : Rul R.










































