KENDARI, LINKSULTRA.COM – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat capaian positif dari pengelolaan destinasi wisata Pulau Bokori selama periode 21–31 Maret 2026. Dalam kurun waktu 11 hari, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 6.176 orang dengan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp52.155.000.
Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, menyebut capaian tersebut menunjukkan tren positif sektor pariwisata daerah, khususnya pada destinasi unggulan seperti Pulau Bokori.
“Jumlah kunjungan ini menjadi indikator bahwa minat wisatawan terhadap Pulau Bokori terus meningkat. Ini tentu berdampak langsung pada penerimaan PAD daerah,” ujar Ridwan.

Selain kunjungan wisatawan, pemanfaatan fasilitas di kawasan wisata juga cukup tinggi. Tercatat sebanyak 26 kali penggunaan villa dan 26 kali penggunaan gazebo selama periode tersebut. Aktivitas transportasi wisata juga terlihat dari penggunaan speed boat milik dinas, serta ratusan kendaraan yang masuk ke kawasan wisata.
Menurut Ridwan, capaian ini tidak terlepas dari daya tarik Pulau Bokori yang memiliki pasir putih bersih, panorama alam yang indah, serta fasilitas pendukung seperti dermaga, penginapan, hingga area terbuka bagi wisatawan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata juga terus mendorong pengembangan kawasan ini agar lebih optimal. Berbagai potensi wisata bahari seperti snorkeling, diving, hingga wahana rekreasi air dinilai mampu meningkatkan daya saing Pulau Bokori sebagai destinasi unggulan.
“Kami terus berupaya melakukan pembenahan dan pengembangan, baik dari sisi infrastruktur maupun layanan, agar pengalaman wisata di Pulau Bokori semakin berkualitas,” tambahnya.
Ke depan, Dispar Sultra juga menyiapkan konsep pengembangan paket wisata terpadu antar pulau serta membuka peluang kerja sama dengan investor untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, termasuk dari mancanegara.
Dengan potensi yang dimiliki, Pulau Bokori diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak sektor pariwisata Sulawesi Tenggara sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD daerah.
Laporan: Rul R.










































