Gubernur ASR Dorong Penanggulangan Tuberkulosis, Wujudkan Pelayanan Kesehatan Bermutu di Sultra

Pemprov589 Dilihat

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu fokus utama yang terus didorong yakni percepatan penanggulangan penyakit menular tuberkulosis (TB) di wilayah Bumi Anoa.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, jumlah pasien TB hingga Mei 2024 tercatat sebanyak 2.204 orang, sementara pada tahun 2023 mencapai 5.624 pasien.

Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat Indonesia masih menempati peringkat kedua dunia setelah India dalam kasus TB, sebagaimana tercantum dalam Global TB Report 2024 dan data Kementerian Kesehatan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sultra, dr. Asridah Mukaddim, menyampaikan bahwa upaya pengendalian TB kini dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dibarengi dengan kegiatan skrining TB di berbagai daerah.

“Orang yang terinfeksi TB umumnya mengalami batuk berkepanjangan lebih dari tiga minggu, disertai dahak bahkan darah,” jelas dr. Asridah,  belum lama ini.

Ia menambahkan, gejala lain yang sering muncul meliputi demam ringan berkepanjangan, keringat malam, hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, serta kelelahan.

Masyarakat yang menunjukkan gejala tersebut diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapat pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

Menurutnya, seluruh layanan pemeriksaan dan pengobatan TB di puskesmas maupun rumah sakit disediakan secara gratis, mulai dari tahap skrining hingga pasien dinyatakan sembuh.

Termasuk di dalamnya penanganan bagi pasien sensitif obat maupun resisten obat.

“Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, penularan TB bisa ditekan secara signifikan,” imbuhnya.

dr. Asridah juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan CKG yang rutin dilaksanakan pemerintah provinsi maupun melakukan pemeriksaan mandiri di fasilitas kesehatan terdekat.

Sebagai informasi, Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Andi Sumangerukka–Hugua telah menetapkan empat program prioritas pemerintahan, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta ketahanan pangan berbasis agromaritim.

Program kesehatan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Tenggara yang sehat dan produktif.

 

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *