Jelang STQH Nasional, Eks Arena MTQ Kendari Mulai Dibersihkan dan Direvitalisasi

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang mulai melakukan pembersihan dan perbaikan kawasan eks MTQ Kendari. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan Sultra menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Nasional 2025.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak, menjelaskan bahwa pekerjaan tahap awal difokuskan pada pembersihan area dan perbaikan fasilitas fisik yang rusak.

“Saat ini kita masuk pada tahap pembersihan. Selanjutnya, akan dilakukan pengecilan pagar pembatas dan perbaikan beberapa bagian bangunan yang mengalami kerusakan, seperti atap, plafon, hingga dinding yang terkelupas. Semua perbaikan dilakukan secara permanen, namun tanpa membangun gedung baru,” ungkapnya saat ditemui di lokasi, Rabu (30/7/2025).

Efendi melanjutkan, perbaikan ini direncanakan berlangsung selama dua bulan ke depan. Dalam prosesnya, Pemprov Sultra menggandeng pihak TNI untuk membantu pengecatan, pembersihan, serta sejumlah pekerjaan teknis lainnya.

Kawasan eks MTQ Kendari kata Efendi, diproyeksikan menjadi salah satu venue utama pelaksanaan STQH Nasional, yang dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden RI. Karena itu, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh fasilitas terlihat bersih, tertata, dan representatif.

“Ini akan menjadi sorotan nasional karena seluruh kafilah dari berbagai provinsi akan hadir di sini. Apa yang kita siapkan hari ini akan menjadi kenangan indah bagi peserta. Harapannya, kesan pertama yang mereka dapatkan adalah kenyamanan dan kebersihan,” tambahnya.

Sejak awal pekan ini, aktivitas para pedagang yang biasa berjualan di area eks MTQ telah dihentikan sementara. Penertiban dilakukan secara persuasif dan mendapat respons positif dari para pedagang.

“Mulai hari Senin, pedagang sudah tidak ada lagi di kawasan ini. Mereka mendukung penuh karena tahu pentingnya acara ini. Boleh saja tetap berjualan di sekitar area, tapi tidak di dalam kawasan utama. Kebersihan akan terus dijaga sampai hari pelaksanaan,” tegas dia.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan revitalisasi akan berlangsung setiap hari, termasuk akhir pekan, sesuai dengan arahan Gubernur Sultra agar seluruh area siap maksimal saat pelaksanaan STQH.

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *