Pemprov Sultra Siapkan Desain Asrama Permanen dan Stadion Dayung, Anggaran Diperkirakan Capai Rp50 Miliar

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang mulai menyusun rencana pembangunan fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi atlet dayung.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Sultra beberapa waktu lalu ke Asrama Atlet Dayung dan fasilitas olahraga pendukung lainnya.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Marteen Efendi Patulak, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa Gubernur telah menginstruksikan pihaknya untuk segera mendesain pembangunan asrama atlet dan stadion dayung secara permanen dan sesuai standar kelayakan.

“Kami telah melakukan pradesain pembangunan asrama atlet dan fasilitas penunjang lainnya, termasuk stadion dayung. Desain ini sudah kami laporkan ke Bapak Gubernur dan akan menjadi dasar untuk penyusunan desain teknis atau Detail Engineering Design (DED),” ujarnya.

Rencana tersebut mencakup pembangunan asrama dua lantai yang terdiri dari blok terpisah untuk atlet putra dan putri, serta area penyimpanan peralatan, area parkir, dan stadion dayung yang terintegrasi. Lokasi pembangunan tetap akan berada di kawasan yang telah digunakan sebelumnya sebagai pusat pelatihan dayung di Sultra.

Saat ini, proses perencanaan dan penyusunan DED tengah berlangsung dengan dukungan anggaran yang telah dialokasikan melalui mekanisme pergeseran APBD.

“Anggarannya untuk perencanaan sudah ada. Kami targetkan dalam satu hingga dua bulan ke depan desainnya rampung,” tambahnya.

Sementara untuk pembangunan fisik, Kepala Dinas menyebut bahwa estimasi kebutuhan anggaran berkisar hingga Rp50 miliar dan akan diusulkan masuk dalam program tahun anggaran 2026.

“Tahun ini fokus perencanaan. Untuk pembangunan fisik akan diusulkan di tahun 2026 dengan estimasi anggaran sekitar Rp50 miliar,” jelasnya.

Pembangunan fasilitas ini diharapkan akan semakin meningkatkan prestasi atlet Sulawesi Tenggara, khususnya di cabang olahraga dayung yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah di ajang nasional maupun internasional.

 

 

Laporan: Rul R.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *