KENDARI, LINKSULTRA.COM – Prosesi pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu momen paling khidmat dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (17/8/2026).
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bertindak sebagai Inspektur Upacara. Di hadapan Gubernur, jajaran Forkopimda dan peserta upacara, para pelajar yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sultra menjalankan tugasnya dengan penuh disiplin.
Salah satu sosok yang mendapat tugas penting adalah Syafira Dhaniarti Az-Zahrah, siswi SMAN 4 Baubau, yang dipercaya sebagai Pembawa Baki 1.
Syafira yang lahir di Baubau pada 1 April 2010, membawa baki untuk menerima Sang Merah Putih dalam rangkaian prosesi pengibaran. Dengan langkah tegap dan penuh konsentrasi, ia menjalankan tugas tersebut hingga bendera diserahkan kepada petugas pengibar.
Selain Syafira, terdapat Elliora Nafisa Aufi, siswi SMAN 1 Kolaka asal Kabupaten Kolaka, yang bertugas sebagai Pembawa Baki 2.
Sementara itu, tugas pengibaran bendera dipercayakan kepada sejumlah pelajar dari berbagai daerah di Sultra.
Andika Pernanda, siswa SMAN 2 Konawe Selatan asal Kabupaten Konawe Selatan, bertugas sebagai Pembentang. Selanjutnya, Azriel Florenziano Singkai, siswa SMAN 1 Lasolo asal Kabupaten Konawe Utara, bertugas sebagai Penarik.
Formasi pengibaran juga diperkuat tiga personel yang bertugas sebagai serpihan, yakni LD. Fikri Nakhla Rafie dari SMAN 1 Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, sebagai Serpihan Kanan; Muhamad Qasim Wridhar dari SMAN 1 Kusambi, Kabupaten Muna Barat, sebagai Serpihan Tengah; serta Gede Galih Anugrah dari SMAN 1 Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, sebagai Serpihan Kiri.
Dalam formasi tersebut, Muhammad Faiz Sadik Aljufri, siswa SMAN 1 Kendari asal Kota Kendari, bertugas sebagai Danpok 8, sedangkan Arjun Dwi Permana, siswa SMAN 1 Unaha asal Kabupaten Konawe, bertugas sebagai Danpok 17.
Daftar personel Pasukan A pengibaran pagi:
- Syafira Dhaniarti Az-Zahrah – Pembawa Baki 1 – SMAN 4 Baubau – Kota Baubau.
- Elliora Nafisa Aufi – Pembawa Baki 2 – SMAN 1 Kolaka – Kabupaten Kolaka.
- Muhammad Faiz Sadik Aljufri – Danpok 8 – SMAN 1 Kendari – Kota Kendari.
- Andika Pernanda – Pembentang – SMAN 2 Konawe Selatan – Kabupaten Konawe Selatan.
- Azriel Florenziano Singkai – Penarik – SMAN 1 Lasolo – Kabupaten Konawe Utara.
- LD. Fikri Nakhla Rafie – Serpihan Kanan – SMAN 1 Kaledupa – Kabupaten Wakatobi.
- Muhamad Qasim Wridhar – Serpihan Tengah – SMAN 1 Kusambi – Kabupaten Muna Barat.
- Gede Galih Anugrah – Serpihan Kiri – SMAN 1 Ladongi – Kabupaten Kolaka Timur.
- Arjun Dwi Permana – Danpok 17 – SMAN 1 Unaha – Kabupaten Konawe.
Kesembilan pelajar tersebut menjalankan tugas secara terpadu hingga Sang Merah Putih berkibar dengan sempurna di halaman Kantor Gubernur Sultra.
Bagi mereka, tugas tersebut bukan sekadar bagian dari upacara. Mereka menjadi representasi generasi muda Sulawesi Tenggara yang dipercaya membawa, mengawal dan mengibarkan simbol kebanggaan bangsa pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.















































