Pemprov Sultra Percepat Peningkatan Jalan Punggaluku–Alangga, Dukung Akses Pusat Pemerintahan Konsel

KENDARI, LINKSULTRA.COM– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) terus menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah peningkatan ruas Jalan Punggaluku–Alangga di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), yang kini tengah dikerjakan melalui program Jalan Mulus Antar Wilayah (Jamaah) Sultra.

Ruas jalan ini memiliki peranan vital karena menjadi akses utama menuju kawasan perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel sekaligus jalur penghubung antarkecamatan Laeya dan Andoolo.

Selama bertahun-tahun, masyarakat setempat menghadapi kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang, sehingga memperlambat mobilitas barang, jasa, dan aktivitas pemerintahan.

Melalui intervensi program Jamaah Sultra, Pemprov Sultra mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 miliar dari APBD Perubahan (APBDP) Tahun 2025 untuk pekerjaan peningkatan sepanjang kurang lebih 700 meter.

Berdasarkan dokumen kontrak, masa pelaksanaan proyek berlangsung 45 hari, dimulai sejak 20 Oktober hingga 3 Desember 2025.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA-BM) Sultra, Pahri Yamsul, menyampaikan bahwa progres pengerjaan di lapangan terus berjalan sesuai jadwal.

“Alat dan material telah dimobilisasi. Tim pengawas dan PPTK aktif melakukan pemantauan agar pekerjaan sesuai spesifikasi dan target waktu,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski panjang jalan yang ditangani relatif pendek, manfaatnya sangat strategis karena merupakan jalur utama menuju pusat pemerintahan dan pelayanan publik.

“Ruas ini menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan akses masyarakat dan aktivitas pemerintahan daerah. Kita targetkan rampung awal Desember,” ujarnya.

Selain ruas Punggaluku–Alangga, Dinas SDA-BM Sultra juga tengah menuntaskan beberapa proyek prioritas lain dalam program Jamaah Sultra, di antaranya rehabilitasi jalan poros antarkabupaten dan perbaikan jembatan di wilayah daratan dan kepulauan.

Seluruh kegiatan diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pemerataan pembangunan.

Gubernur Andi Sumangerukka sebelumnya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu pilar utama dari empat program prioritas Pemprov Sultra, yaitu infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan berbasis agromaritim.

Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan mempercepat pelayanan publik.

“Kalau jalan sudah bagus, ekonomi tumbuh, masyarakat mudah beraktivitas, dan pelayanan pemerintahan lebih cepat. Inilah bentuk nyata bagaimana pemerintah hadir melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ungkapnya dalam beberapa kesempatan.

Program Jamaah Sultra sendiri dirancang sebagai gerakan pembangunan terpadu untuk mewujudkan jalan yang layak dan mulus di seluruh wilayah Sultra, baik di daratan maupun kepulauan.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada aspek keberlanjutan dan pemerataan hasil pembangunan antarwilayah.

Dengan langkah ini, Pemprov Sultra menegaskan komitmen untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, serta membuka akses ekonomi baru di berbagai kawasan.

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *