Sosialisasi Inovasi SIMBUNHORTI Perkuat Transformasi Digital Sektor Perkebunan dan Hortikultura

MUNA, LINKSULTRA.COM – Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan sektor perkebunan dan hortikultura melalui kegiatan Sosialisasi Inovasi Sistem Informasi Manajemen Perkebunan dan Hortikultura (SIMBUNHORTI) yang digelar di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Muna, Rabu (4/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari petani, penyuluh pertanian lapangan, pelaku usaha, serta aparatur sipil negara (ASN).

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data dan informasi sektor perkebunan dan hortikultura secara terintegrasi.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Rusdin Jaya, S.IP., M.Si., mengatakan bahwa inovasi SIMBUNHORTI merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berbasis data.

Daftar peserta kegiatan sosialisasi inovasi SIMBUNHORTI

Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola sektor perkebunan dan hortikultura menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digital.

Pengelolaan data yang cepat, akurat, dan terintegrasi akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Inovasi SIMBUNHORTI sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu Terwujudnya Sulawesi Tenggara MAJU menuju masyarakat yang aman, sejahtera, dan religius. Melalui sistem ini, kami ingin memastikan data dan informasi sektor perkebunan serta hortikultura dapat dikelola dengan lebih baik sehingga mampu mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Rusdin.

Ia menjelaskan, SIMBUNHORTI mulai dikembangkan sejak tahun 2025 sebagai salah satu inovasi strategis Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik.

Suasana kegiatan sosialnya inovasi SIMBUNHORTI

Sejak diluncurkan, program ini telah disosialisasikan di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, dan Konawe Selatan.

Pada tahun 2026, kegiatan sosialisasi kembali dilanjutkan di Kabupaten Muna, Konawe Utara, dan Bombana.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas pemanfaatan sistem sekaligus memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami fungsi dan manfaat SIMBUNHORTI dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan dan hortikultura.

Rusdin menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk memperluas implementasi inovasi tersebut ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Bahkan, pihaknya akan mengusulkan dukungan melalui APBD Perubahan bagi daerah yang belum mendapatkan sosialisasi agar manfaat sistem dapat dirasakan secara lebih merata.

“Kami akan mengusulkan dukungan melalui APBD Perubahan bagi kabupaten yang belum mendapatkan sosialisasi inovasi ini sehingga manfaat SIMBUNHORTI dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sektor perkebunan dan hortikultura,” katanya.

Deskripsi acara kegiatan sosialisasi SIMBUNHORTI

Selain Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Ihlas Landu, STP., MP., sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Ihlas menjelaskan bahwa SIMBUNHORTI tidak hanya berfungsi sebagai sistem pengelolaan data, tetapi juga menjadi sarana pelayanan informasi yang mampu menjawab kebutuhan pengguna secara lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.

“Inovasi SIMBUNHORTI memiliki sejumlah fitur unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan informasi,” ungkap Ihlas.

Beberapa fitur yang tersedia dalam sistem tersebut antara lain e-learning, smart proteksi, layanan terpadu satu pintu, serta form pengaduan dan pelaporan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pelaku usaha di sektor perkebunan dan hortikultura.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi sosialisasi, tetapi juga mengikuti simulasi penggunaan website SIMBUNHORTI. Melalui praktik langsung tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai alur kerja sistem, fitur-fitur yang tersedia, serta mekanisme pemanfaatannya sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

Hasil pelaksanaan sosialisasi menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta terhadap pentingnya pemanfaatan sistem informasi dalam pengelolaan data sektor perkebunan dan hortikultura.

Kehadiran SIMBUNHORTI diharapkan mampu mendorong keterpaduan data, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih berbasis data dalam pembangunan sektor pertanian di Sulawesi Tenggara.

Melalui pengembangan dan perluasan implementasi SIMBUNHORTI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara optimistis transformasi digital di sektor perkebunan dan hortikultura akan semakin memperkuat pelayanan publik, meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Sulawesi Tenggara. (ADV/RR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *