KENDARI, LINKSULTRA.COM – Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) terus memperkuat kemitraan melalui program magang mahasiswa. Rabu (23/7/2025), tiga mahasiswa Jurusan Agribisnis UMK secara resmi dilepas usai menyelesaikan magang selama tiga bulan di instansi tersebut.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Syawal, Ricky Al Fath, dan Laode Safarudin. Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, sebagai bagian dari penarikan resmi mahasiswa oleh pihak kampus.
Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, Dr. L.M. Rusdin Jaya, mengungkapkan bahwa program magang ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu akademik dengan realitas teknis di lapangan.
“Selama tiga bulan, mahasiswa kami libatkan langsung dalam kegiatan teknis yang relevan dengan dunia kerja, sehingga mereka tak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah keterampilan praktik,” jelas Dr. Rusdin.
Ia menambahkan, selama masa magang, mahasiswa mendapat pembekalan mengenai sistem perkebunan dan hortikultura yang dikembangkan di Sultra, termasuk proses pembibitan, budidaya tanaman, hingga pengelolaan hasil produksi.
“Kami berharap kemitraan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berkembang setiap semester, agar semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan pengalaman lapangan langsung,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UMK, Dr. Muhammad Nur, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra dalam memberikan ruang belajar bagi mahasiswa.
“Magang ini bagian dari kurikulum kami yang setara dengan 20 SKS, sekitar tujuh mata kuliah. Tujuannya untuk memberi mahasiswa wawasan praktis yang tidak mereka dapatkan di kelas,” ujarnya.
Dr. Muhammad Nur juga menuturkan bahwa program magang Fakultas Pertanian UMK tak hanya bekerja sama dengan Dinas Perkebunan, tetapi juga dengan sejumlah UPTD serta laboratorium agribisnis yang dikelola kampus.
“Kami berharap sinergi ini terus terjalin, agar mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja dan mampu berkontribusi bagi pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di daerah,” pungkasnya.
Laporan : Rul R.










































