MUNA, LINKSULTRA.COM – Anggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara, Jaelani, menunjukkan kepedulian nyata kepada para pedagang yang terdampak kebakaran di kawasan Pelabuhan Raha, Kabupaten Muna. Ia turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban pada Selasa, 6 Januari 2026.
Politisi yang akrab disapa Bang Jay itu menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk empati dan dukungan moril bagi para pedagang yang kehilangan lapak usaha akibat musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 20 kios pedagang di sekitar Pelabuhan Raha pada Senin pagi, 5 Januari 2026. Akibatnya, puluhan pelaku usaha kecil harus kehilangan sumber penghidupan dan mengalami kerugian materiil yang tidak sedikit.
Dalam kesempatan itu, Jaelani menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu para pedagang untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi.
“Kami hadir untuk berbagi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ini memang cobaan berat, tetapi saya yakin dengan semangat dan kebersamaan, para pedagang bisa kembali bangkit,” ujar Jaelani.
Selain bantuan langsung, Jaelani juga menekankan pentingnya penataan kawasan pasar dan pelabuhan agar lebih tertib dan aman, sehingga risiko kebakaran serupa dapat diminimalkan ke depan.
“Ke depan, kawasan ini perlu ditata lebih baik agar aktivitas ekonomi berjalan aman dan nyaman, sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pedagang penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi suntikan semangat di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bang Jaelani. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk kembali memulai usaha dan menyambung hidup,” ungkapnya.
Kunjungan tersebut ditutup dengan dialog singkat antara Jaelani dan warga setempat guna menyerap aspirasi terkait perbaikan fasilitas publik serta penataan kawasan Pelabuhan Raha ke depan.
Laporan : Rul R.










































