KONUT LINKSULTRA.COM – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Protein Cegah Stunting, kembali menyalurkan bantuan 1.800 butir telur kepada 30 anak balita di Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini merupakan tahap kelima dari program yang telah berjalan sejak Januari 2025.
Bantuan telur diberikan sebagai intervensi gizi untuk membantu mencegah dan mengatasi stunting pada anak. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Konawe Utara, Camat Andowia, Ketua PKK Kecamatan, serta petugas penyuluh gizi Posyandu setempat.
Penyuluh DPPKB Konawe Utara, Naomi Pasorong, mengungkapkan bahwa angka stunting di Kecamatan Andowia masih tergolong tinggi.
Ia pun mengapresiasi inisiatif Alfamidi yang telah ikut berperan dalam menekan angka stunting di wilayahnya.
“Perhatian khusus kepada anak-anak yang mengalami stunting di Kecamatan Andowia menjadi perhatian kami, dan Alfamidi turut mengambil bagian di dalamnya,” ujarnya.
Branch Manager Alfamidi Cabang Kendari, Robert Hary Andika, menyatakan bahwa penyaluran telur ini adalah bentuk kepedulian Alfamidi terhadap isu stunting dan upaya mendukung tumbuh kembang anak melalui pemenuhan asupan protein hewani.
“Penyaluran telur ini adalah bentuk kepedulian sosial kami dalam mendukung program CSR Keluarga Sehat Alfamidi tahun 2025. Kami berharap para orang tua terus memperhatikan gizi anak-anak mereka agar tumbuh kembangnya optimal,” tuturnya.
Program Protein Cegah Stunting ini direncanakan berjalan selama enam bulan. Sejak dimulai awal tahun ini, sudah terdapat perkembangan positif—sembilan dari 30 anak penerima manfaat dinyatakan lolos dari kondisi stunting, ditandai dengan peningkatan berat dan tinggi badan.
Alfamidi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pengentasan stunting di Indonesia melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Program ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam mencetak Generasi Emas 2045 yang sehat dan unggul.
Laporan: Rul R.










































