Apel Perdana Pelajar Kendari Digelar di Kantor Gubernur, Andi Sumangerukka Tegaskan Disiplin dan Antitawuran

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, resmi memulai program apel bergilir bagi SMA dan SMK di Kota Kendari. Apel perdana diikuti ratusan siswa SMKN 2 Kendari di halaman Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Selasa (19/8/2025).

Program ini lahir sebagai respons cepat atas kasus pengeroyokan yang menimpa ANR (16), siswa SMAN 12 Kendari, usai mengikuti upacara HUT ke-80 RI. Peristiwa itu terjadi di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, hanya beberapa kilometer dari pusat pemerintahan Sultra.

Untuk kelancaran pelaksanaan apel, Pemprov Sultra menyediakan transportasi massal. Siswa bersama para guru diangkut menggunakan bus dan mobil Satpol PP sebelum tiba di lokasi apel tepat pukul 08.00 Wita.

Dalam amanatnya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya disiplin, pengawasan, serta pembinaan intensif kepada siswa.

“Hari ini saya sengaja mengumpulkan SMKN 2 Kendari untuk memberikan pengarahan. Kalau perlu saya datang ke sekolah setiap hari, kalau memang itu yang diperlukan untuk mendidik kalian,” ujarnya tegas.

Selain apel, Gubernur juga menginstruksikan patroli gabungan antara Satpol PP dan guru dari 19 SMA/SMK di Kendari. Setiap sekolah diwajibkan mengirimkan satu guru untuk ikut dalam patroli rutin. Siswa yang kedapatan melanggar akan diberi peringatan, dan jika mengulangi akan dikenakan sanksi lebih tegas.

Andi Sumangerukka bahkan mewacanakan hukuman barak bagi siswa yang masih terlibat tawuran.

“Kalau masih ada aksi tawuran, siswa yang terlibat bisa dimasukkan ke barak TNI selama satu bulan. Hal ini akan kita kaji lebih lanjut, tapi para siswa sudah setuju,” katanya.

Selain soal tawuran, Gubernur juga menyinggung bahaya narkoba di lingkungan pelajar. Ia menegaskan akan melakukan sidak tes urin di sekolah, baik untuk siswa maupun guru.

“Kalau nanti ada di antara siswa yang membawa atau menggunakan narkoba, akan langsung dimasukkan ke penjara,” tegas mantan Pangdam XIV/Hasanuddin itu.

Dengan apel bergilir ini, Pemprov Sultra berharap tercipta kedisiplinan, keamanan, serta suasana belajar yang kondusif di Kota Kendari.

Laporan: Rahmat R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *