ASR Optimistis Jalan Kasipute–Lora–Bambaea Rampung Desember, Masyarakat Segera Menikmati

BOMBANA, LINKSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, meninjau langsung pekerjaan peningkatan jalan poros Kasipute–Lora–Bambaea di Kabupaten Bombana, Rabu (4/11/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan jalan provinsi sekaligus mendorong percepatan pekerjaan agar dapat diselesaikan sesuai target pada Desember 2026.

Gubernur Andi Sumangerukka optimistis pembangunan jalan tersebut dapat dirampungkan pada Desember mendatang sehingga masyarakat sudah bisa menikmati infrastruktur jalan yang lebih baik.

Ia menegaskan, pembangunan jalan penghubung antarkabupaten menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sultra. Sebab, keberadaan infrastruktur jalan sangat penting dalam memperkuat konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.

“Antarkabupaten itu menjadi prioritas kita. Kenapa? Karena jalan-jalan yang digunakan itu adalah jalan-jalan yang menghubungkan antara kabupaten dan kota,” kata Andi Sumangerukka saat meninjau pekerjaan tersebut.

Menurutnya, pembangunan konektivitas jalan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena dapat memangkas jarak perjalanan dan mengurangi kebutuhan warga untuk menempuh jalur memutar.

“Jadi warga tidak harus memutar lagi. Konektivitas antara kabupaten, Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, sama Konsel itu nanti akan terhubungkan semua,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Anggaran nanti akan kita siapkan untuk daratan dan kepulauan,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Bupati Bombana, Burhanudin, menyampaikan apresiasi dan rasa senangnya atas kunjungan Gubernur Sultra yang turun langsung meninjau pembangunan jalan di wilayahnya.

Menurut Burhanudin, perhatian pemerintah provinsi terhadap infrastruktur jalan sangat berarti bagi masyarakat Bombana, mengingat jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

“Kami sangat senang dan bersyukur atas kunjungan Bapak Gubernur. Kehadiran beliau menunjukkan perhatian terhadap pembangunan di Kabupaten Bombana. Kami berharap peningkatan jalan ini dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Burhanudin.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah Kabupaten Bombana terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA dan BM) Sultra, Muh Said, menjelaskan bahwa pekerjaan peningkatan jalan Kasipute–Lora–Bambaea dilakukan melalui beberapa segmen penanganan.

Ia menyebutkan, terdapat tiga segmen pekerjaan dengan panjang masing-masing sekitar 2,5 kilometer, 4,4 kilometer, dan 3,1 kilometer. Jika dijumlahkan, total penanganan pada segmen yang dijelaskan mencapai sekitar 10 kilometer.

“Kalau kita melihat kondisi jalan sebelumnya, memang banyak bagian yang tidak mantap dan mengalami kerusakan. Karena itu, kami melakukan intervensi melalui pekerjaan peningkatan jalan,” jelas Muh Said.

Ia mengungkapkan, saat ini pekerjaan terus didorong, terutama pada tahapan penghamparan material agregat dan pemadatan menggunakan alat berat.

Menurutnya, percepatan pekerjaan menjadi perhatian agar target penyelesaian pada Desember 2026 dapat tercapai.

“Kami terus mendorong percepatan pekerjaan. Untuk agregat ini, kami upayakan agar segera diselesaikan sehingga tahapan pekerjaan berikutnya bisa dilaksanakan. Alat berat juga terus kami dorong untuk mendukung percepatan di lapangan,” ujarnya.

Muh Said menambahkan, pihaknya juga berupaya mempercepat mobilisasi material agar pekerjaan pada setiap segmen dapat berjalan sesuai tahapan teknis.

Peningkatan ruas jalan Kasipute–Lora–Bambaea diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, mendukung distribusi barang dan hasil pertanian, serta memperkuat hubungan ekonomi antarwilayah di Sulawesi Tenggara.

Dengan target penyelesaian pada Desember 2026, masyarakat diharapkan segera menikmati akses jalan yang lebih baik. Pemerintah Provinsi Sultra juga berharap infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Bombana serta wilayah sekitarnya.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalokasikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi sepanjang 23,9 kilometer di wilayah daratan dan 11,7 kilometer di wilayah kepulauan.

 

Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *