Bank Sultra Kucurkan Hampir Rp1,4 Triliun untuk UMKM dan KUR, Perkuat Ekonomi Kerakyatan Sultra

Ekobis166 Dilihat

KENDARI, LINKSULTRA.COM — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) terus memperkuat perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan pembiayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga dukungan pembiayaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Komitmen tersebut tercermin dari kinerja penyaluran kredit Bank Sultra per 31 Juli 2026. Outstanding Kredit UMKM tercatat mencapai Rp1.039.238.169.475, sementara Outstanding Kredit KUR mencapai Rp352.543.439.206.

Dengan demikian, akumulasi outstanding pembiayaan UMKM dan KUR mencapai sekitar Rp1,39 triliun. Capaian tersebut menunjukkan besarnya dukungan Bank Sultra terhadap sektor produktif yang menjadi salah satu fondasi perekonomian masyarakat.

Tak hanya menyasar pembiayaan modal usaha, Bank Sultra juga memberikan perhatian terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan melalui pembiayaan Alsintan.

Bekerja sama dengan mitra penyedia Alsintan, Bank Sultra hingga 31 Juli 2026 telah merealisasikan pembiayaan dengan outstanding sebesar Rp24.801.805.996 yang tersebar pada 51 debitur.

Dukungan pembiayaan tersebut diarahkan untuk membantu petani dan pelaku usaha pertanian memperoleh akses terhadap peralatan dan mesin pertanian yang lebih modern. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian di Sulawesi Tenggara.

Dorong UMKM Naik Kelas

Bank Sultra menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak berhenti pada pemberian akses pembiayaan. Perseroan juga menjadikan pendampingan dan pembinaan sebagai bagian penting dari strategi pengembangan sektor usaha rakyat.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai stakeholder terkait, Bank Sultra mendorong pelaku UMKM memperoleh peningkatan kapasitas manajerial, literasi keuangan, serta penguatan daya saing produk.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat UMKM di Sulawesi Tenggara tidak hanya mampu memperoleh pembiayaan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan dan naik kelas.

Sejalan dengan peningkatan penyaluran pembiayaan, Bank Sultra juga melakukan penguatan dari sisi internal melalui transformasi struktur organisasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan akselerasi penyaluran kredit agar lebih fokus, terukur, dan mampu menjangkau berbagai sektor perekonomian.

Jika sebelumnya fungsi perkreditan Bank Sultra hanya ditopang satu divisi, kini struktur tersebut diperkuat dan dikembangkan menjadi tiga divisi utama, yakni Divisi Kredit Konsumtif dan Mikro, Divisi Kredit Menengah Komersial Korporasi & Hubungan Kelembagaan, serta Divisi Operasional Kredit.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mewujudkan visi Bank Sultra sebagai motor penggerak perekonomian daerah.

“Pencapaian penyaluran kredit UMKM dan KUR yang signifikan ini, serta dukungan nyata kami pada sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan ke pelosok daerah, adalah bukti konkret dari komitmen Bank Sultra. Kami tidak hanya sekadar hadir sebagai lembaga perbankan, melainkan kami berambisi penuh untuk menjadi motor penggerak utama perekonomian di Sulawesi Tenggara,” ujar Andri.

Menurutnya, Bank Sultra ingin memastikan berbagai potensi ekonomi daerah mendapatkan akses pembiayaan yang memadai sehingga dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal potensi ekonomi di Sultra, mulai dari pelaku UMKM hingga para petani, memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya saing bersama Bank Sultra,” katanya.

Dengan akumulasi outstanding kredit UMKM dan KUR yang mendekati Rp1,4 triliun per Juli 2026, ditambah pembiayaan Alsintan yang telah menjangkau delapan kabupaten/wilayah, Bank Sultra semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan daerah yang berorientasi pada sektor produktif.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Bank Sultra dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, mendukung ketahanan pangan, serta membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha dan masyarakat di Sulawesi Tenggara.

Melalui strategi pembiayaan, pendampingan UMKM, penguatan organisasi, dan perluasan akses ke sektor produktif, Bank Sultra menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah menuju Sulawesi Tenggara yang semakin maju dan sejahtera.

Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *