KENDARI, LINKSULTRA.COM – Tim Dosen Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemahaman Penggunaan Bahasa Indonesia yang Santun dan Efektif bagi Mahasiswa Baru”, pada 25 Oktober 2025.
Program ini menyasar Mahasiswa Baru Angkatan 2025 Fakultas Ilmu Budaya UHO sebagai upaya membangun budaya komunikasi akademik yang beretika dan sesuai visi-misi fakultas.
Kegiatan PKM ini diketuai oleh Maliudin, S.Pd., M.Pd., dengan empat anggota tim, yakni:
1. La Sudu, S.Pd., M.Hum.
2. Lestariwati, S.Pd., M.Hum.
3. Irma Magara, S.Pd., M.Si.
4. Nurmin Suryati, S.S., M.Hum.
Pentingnya Bahasa Indonesia Santun dalam Lingkungan Akademik
Salah satu pemateri, La Sudu, S.Pd., M.Hum., mengungkapkan bahwa kemampuan berbahasa santun dan efektif semakin mendesak untuk diperkuat pada mahasiswa baru.
Menurutnya, dalam beberapa situasi komunikasi, masih ditemukan kosakata dan gaya bahasa yang kurang mencerminkan etika akademik.

“Kami melihat adanya penggunaan kosakata yang kurang sopan dalam interaksi antara mahasiswa dan dosen. Ini tidak sejalan dengan visi dan misi Fakultas Ilmu Budaya UHO. Karena itu, pembinaan sejak dini sangat diperlukan,” ujar pria yang hobby main Bola ini
Sudu menegaskan, pemahaman tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan mahasiswa baru dalam percakapan sehari-hari, tetapi juga ditularkan kepada rekan seangkatan dan mahasiswa baru pada tahun-tahun berikutnya.
Bahasa Santun Wujud Budaya Akademik yang Bermartabat
Kesantunan berbahasa dipandang sebagai bagian penting dari pembentukan karakter akademis. Melalui bahasa yang santun dan efektif, mahasiswa dapat menunjukkan penghormatan terhadap dosen, sesama mahasiswa, serta keberagaman budaya di lingkungan universitas.
“Kesantunan berbahasa memperlihatkan kesadaran budaya dan etika dalam lingkup universitas. Bahasa yang santun bukan hanya soal sopan, tetapi juga kemampuan berkomunikasi yang efektif dan terhormat,” jelas Sudu.
Dukungan Terhadap Mutu Pendidikan di UHO
Fakultas Ilmu Budaya UHO menilai bahwa penguasaan bahasa Indonesia yang baik, santun, dan efektif merupakan unsur penting untuk meningkatkan kualitas interaksi akademik, penyusunan karya ilmiah, serta pengembangan kepribadian mahasiswa sebagai intelektual muda.
Kegiatan PKM ini juga menjadi bagian dari komitmen UHO untuk memperkuat karakter mahasiswa sebagai generasi akademis yang berbudaya dan berintegritas.
Laporan : Rul R.
















































