Dua Paskibraka Nasional Asal Sultra Pulang, Kepala Kesbangpol Sambut di Bandara Halu Oleo

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Dua pelajar asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sukses mengemban tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, akhirnya kembali ke daerah.

Kepulangan keduanya disambut Pemerintah Provinsi Sultra melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra di Bandara Halu Oleo Kendari.

Kepala Kesbangpol Sultra, Andrian Nur Salam, secara langsung hadir menjemput sekaligus menyambut kedatangan dua Paskibraka Nasional asal Sultra tersebut.

Keduanya yakni Laode Reyhan Putra Satria Korwa, siswa SMAN 2 Baubau, dan Waode Bintang Adisya, siswi SMAN 1 Kulisusu, Kabupaten Buton Utara.

Reyhan dan Bintang menjadi bagian dari 76 pelajar terbaik yang terpilih sebagai Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026. Keduanya berhasil melewati proses seleksi berjenjang dan ketat bersama peserta dari 38 provinsi di Indonesia.

Kehadiran mereka sebagai Paskibraka Nasional menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Tenggara. Keduanya telah mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas negara dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Andrian Nur Salam menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Reyhan dan Bintang dalam menjalankan seluruh tugas yang diamanahkan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga bagi Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Selamat datang kembali di Sulawesi Tenggara. Kami memberikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai Paskibraka Nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi daerah,” ujar Andrian.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti proses pembinaan hingga menjalankan tugas di tingkat nasional dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan diri dan meraih prestasi di masa mendatang.

Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka bukan sekadar tentang kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, serta karakter kepemimpinan generasi muda.

Setelah prosesi penyambutan di Bandara Halu Oleo Kendari, Reyhan dan Bintang kemudian langsung dijemput oleh orang tua masing-masing.

Momen tersebut menjadi penutup rangkaian perjalanan keduanya sebagai Paskibraka Nasional 2026. Setelah menjalankan tugas negara di Jakarta, keduanya kembali ke daerah untuk berkumpul bersama keluarga.

Keberhasilan Reyhan dan Bintang diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Sulawesi Tenggara untuk terus berprestasi, memiliki semangat disiplin, serta mengembangkan rasa cinta Tanah Air dan kebanggaan terhadap daerah.

Kepulangan kedua Paskibraka Nasional tersebut sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat Sultra untuk memberikan apresiasi atas perjuangan mereka yang telah membawa nama Sulawesi Tenggara ke tingkat nasional.

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *