Jaelani Dorong Rehabilitasi Hutan dan Lahan untuk Pemulihan Ekosistem di Buton Selatan

BUSEL, LINKSULTRA.COM – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jaelani, terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Kali ini, ia menggelar Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Desa Lapandewa Jaya, Kabupaten Buton Selatan.

Ketua DPW PKB Sultra itu menjelaskan, kegiatan RHL merupakan langkah strategis dalam memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan agar daya dukung serta produktivitasnya tetap terjaga.

“Rehabilitasi hutan adalah investasi jangka panjang untuk anak cucu kita. Saya berharap bimbingan teknis ini tidak hanya berhenti pada teori, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan. Kita tanam hari ini, kita panen kelestarian dan kesejahteraan di masa depan,” ujar Jaelani, yang akrab disapa Bang Jay.

Sasaran utama kegiatan ini adalah kelompok tani hutan dan masyarakat sekitar kawasan hutan. Mereka mendapatkan materi terkait teknik penanaman yang benar, pemilihan bibit unggul, pemeliharaan tanaman, serta model kemitraan kehutanan yang dapat menunjang ekonomi masyarakat.

Jaelani menegaskan, program rehabilitasi hutan dan lahan ini juga menjadi bagian dari kerja politiknya di Senayan, khususnya sebagai mitra Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Masalah hutan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, saya ingin membangun komitmen kolektif untuk menjaga hutan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Salah satu peserta menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Jaelani terhadap pelestarian lingkungan.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Pak Jaelani yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program rehabilitasi ini,” ujar salah seorang warga Lapandewa Jaya.

Melalui kegiatan semacam ini, Jaelani berharap sektor kehutanan dan lingkungan hidup menjadi prioritas pembangunan daerah, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam pemulihan ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *