KENDARI, LINKSULTRA.COM – Laga persahabatan penuh gengsi tersaji saat Mabar FC menghadapi tim Football Satpol PP Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan menghibur, Mabar FC berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor meyakinkan 5-2 di Lapangan Minisoccer Raken Kendari, Jumat 17 April 2026.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka. Mabar FC yang dikenal sebagai tim “fun football” yang dihuni para dosen dari berbagai kampus ternama di Kendari, tampil percaya diri dengan permainan umpan-umpan pendek dan kolektivitas yang solid.
Sementara itu, tim Satpol PP Sultra mengandalkan kekuatan fisik dan determinasi tinggi. Beberapa kali mereka mampu memberikan tekanan serius ke lini pertahanan Mabar FC, membuat jalannya pertandingan berlangsung dalam tempo cepat dan penuh tensi.
Gol demi gol tercipta melalui skema permainan rapi dari Mabar FC. Meski mendapat perlawanan ketat, efektivitas serangan menjadi kunci keunggulan tim ini hingga menutup laga dengan skor 5-2.

La Towua, SE SM
Pada pertandingan ini, dua nama mencuri perhatian sebagai pemain terbaik. Dari kalangan senior, La Towua, SE, SM yang akrab disapa “Guru” tampil tenang dan menjadi motor pengatur serangan. Pengalamannya terlihat jelas dalam mengendalikan ritme permainan.
Sementara dari lini junior, Ramadan Kiro atau yang dikenal dengan julukan “RK 7 Kalajengking”, menunjukkan performa eksplosif. Kecepatan, dribel, serta naluri mencetak golnya menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.

Ramadan Kiro (RK7)
Pelatih Mabar FC, Coach Patta, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya.
“Ini pertandingan yang bagus. Kita bukan hanya mencari kemenangan, tapi bagaimana membangun kebersamaan dan menjaga semangat sportivitas. Anak-anak tampil luar biasa hari ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kombinasi pemain senior dan junior menjadi kekuatan utama tim.
“Kita punya pengalaman dari pemain senior dan energi dari pemain muda. Itu yang membuat permainan Mabar FC semakin hidup,” tambahnya.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar komunitas dan instansi di Kendari. Atmosfer penuh keakraban tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan.
Laporan : Rul R.










































