KENDARI, LINKSULTRA.COM – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan aksi kepedulian sosial, Gubernur Andi Sumangerukka menyalurkan 500 paket sembako kepada 500 orang lanjut usia (lansia). Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin, 2 Maret 2026.
Penyaluran bantuan ini dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai wujud kebersamaan dan penguatan silaturahmi di bulan Ramadan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung pelaksanaan program mudik gratis bagi masyarakat Sultra. Ia menegaskan pentingnya pendataan yang akurat dan ketat agar program tersebut tepat sasaran serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Pendataan harus dilakukan dengan baik agar program mudik gratis ini tidak salah sasaran dan benar-benar membantu masyarakat,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Ia mengingatkan bahwa setiap amalan di bulan Ramadan memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi dan berbuat kebaikan. Setiap amalan yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Mari kita manfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan dan kerja sama yang terus terjalin. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk tetap memberikan pelayanan publik secara maksimal, khususnya bagi kelompok rentan, di tengah tantangan kondisi global yang berdampak pada perekonomian.
“Situasi global saat ini turut memengaruhi distribusi bahan bakar dan harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi agar dampak inflasi tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat kecil,” jelasnya.
Menutup kegiatan tersebut, Gubernur berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan selama Ramadan dapat bernilai ibadah.
“Semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah di sisi Allah Subhana wa Ta’ala,” tutupnya.
Laporan : Rul R.










































