KENDARI, LINKSULTRA.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Aris Badara, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD se-Sultra, Jumat (25/7), di salah satu hotel di Kota Kendari. Kegiatan yang berlangsung hingga 27 Juli ini merupakan bagian dari rangkaian pengukuhan Arinta Andi Sumangerukka sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi Sultra oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.
Dalam sambutannya, Prof. Aris menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pijakan awal yang menentukan arah kualitas sumber daya manusia (SDM) ke depan.
“Kita semua sepakat, PAUD adalah fondasi emas dalam membentuk SDM unggul yang mampu bersaing di masa depan,” tegasnya di hadapan para Bunda PAUD kabupaten/kota se-Sultra.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Bunda PAUD Provinsi dan Pokja PAUD, yang telah menggagas pelaksanaan rakor ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan pendidikan anak usia dini di daerah.
Prof. Aris juga menekankan pentingnya pendekatan PAUD Holistik-Integratif (HI), yang menggabungkan aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara terpadu.
“PAUD HI adalah langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan esensial anak secara menyeluruh. Ini bukan semata tugas satu institusi, tetapi tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, kata dia, siap menjadi mitra aktif dalam penyelarasan program PAUD, mulai dari fasilitasi teknis, dukungan regulasi, hingga penyusunan Rencana Aksi Daerah PAUD HI yang sinkron dengan kebijakan pendidikan provinsi dan nasional.
“Kami ingin Rakor ini melahirkan kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan. Mari manfaatkan forum ini untuk menyatukan langkah, demi terwujudnya layanan PAUD yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan di seluruh Sulawesi Tenggara,” tutup Prof. Aris penuh optimisme.
Laporan: Rul R.










































