LINKSULTRA.COM, KONKEP – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Konawe Kepulauan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut.
Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak bersama Wakil Bupati Muhamad Farid, Sekretaris Daerah Ir. H. Cecep Trisnajayadi, MM, Kepala Badan Keuangan Daerah Mahmud, SP., M.PW, serta jajaran pemerintah daerah langsung bertolak menuju Wawonii menggunakan speedboat.
Setibanya di Konawe Kepulauan, rombongan disambut hangat oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Penyambutan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati itu menjadi bentuk rasa syukur atas keberhasilan daerah mempertahankan opini WTP untuk ketujuh kalinya.
Dalam sambutannya, Bupati Rifqi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah sehingga kembali meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
“Pada kesempatan yang penuh rasa syukur ini, saya atas nama pribadi dan pimpinan daerah menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh jajaran. Ini merupakan capaian penting bagi daerah kita yang patut disyukuri bersama,” ujar Rifqi, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak terlepas dari komitmen, sinergi, dan kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.
Meski demikian, mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara itu mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak terlena dengan prestasi yang telah diraih.
Ia menilai tantangan pengelolaan keuangan daerah ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
“Walaupun kita berhasil mempertahankan predikat WTP untuk ketujuh kalinya, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan akan semakin besar, sementara harapan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang baik terus meningkat,” tegasnya.

Bupati muda tersebut juga menekankan bahwa capaian WTP harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh OPD untuk terus memperkuat sinergi, menjaga integritas, serta menolak segala bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Mari jadikan momentum ini untuk memperkokoh komitmen bersama dalam menyajikan pertanggungjawaban keuangan yang tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Laporan: Ajad, S
















































