KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menaruh perhatian besar pada pembangunan infrastruktur jalan sekaligus persiapan sebagai tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional 2025.
Kepala Bappeda Sultra, J. Robert, menjelaskan bahwa akses jalan terburuk saat ini ada di Kabupaten Buton Utara sehingga menjadi prioritas utama dalam perubahan APBD 2025.
Selain itu, perhatian juga diarahkan ke Kabupaten Konawe Selatan yang memiliki ruas jalan terpanjang di Sultra, serta Kabupaten Kolaka Timur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan.
“Fokus kita adalah membuka konektivitas antara ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten. Infrastruktur adalah fondasi pembangunan karena semua sektor bergantung pada akses jalan,” kata Robert.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan penanganan spot-spot prioritas yang mendesak.
Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka isolasi wilayah.
Selain infrastruktur, Pemprov Sultra juga mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung pelaksanaan STQH Nasional 2025 di Kendari. Jika pada APBD induk hanya sekitar Rp2 miliar, maka pada perubahan APBD nilainya ditingkatkan hingga hampir Rp20 miliar.

Anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari persiapan acara pembukaan, penyewaan event organizer (EO), publikasi dan promosi, hingga dukungan pengamanan saat Presiden dan Wakil Presiden dijadwalkan hadir.
STQH Nasional akan berlangsung sekitar sembilan hari dengan rangkaian kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang melibatkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
“STQH bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum strategis untuk menunjukkan kesiapan Sultra sebagai tuan rumah event nasional. Selain itu, dampaknya juga akan terasa pada sektor ekonomi lokal karena akan menggerakkan hotel, transportasi, hingga UMKM,” tambah Robert.
Dengan kombinasi fokus pada infrastruktur jalan dan persiapan STQH Nasional, Pemprov Sultra optimistis dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus meningkatkan citra Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
Laporan: Rul R.










































