KENDARI, LINKSULTRA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Sulawesi Tenggara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 LVRI Tahun 2026 dengan menggelar acara syukuran sederhana.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud solidaritas dan empati terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Pulau Sumatera.
HUT LVRI sejatinya diperingati setiap tanggal 2 Januari. Namun, karena pertimbangan teknis, peringatan tersebut baru dilaksanakan pada 10 Januari 2026 dan dipusatkan di Markas Daerah LVRI Provinsi Sulawesi Tenggara.
Tahun ini, HUT LVRI mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan, LVRI Peduli Bencana dan Maju Berjuang Bersama Rakyat Membangun Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut menegaskan bahwa nasionalisme modern tidak hanya diwujudkan melalui simbol dan romantisme sejarah, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian kemanusiaan, solidaritas sosial, serta partisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.

Kebersamaan antara para veteran, masyarakat, dan generasi muda menjadi fondasi penting dalam memperkuat kohesi sosial.
Dalam konteks tersebut, LVRI memposisikan diri sebagai kekuatan moral dan sosial yang tetap relevan dalam menjawab tantangan kebangsaan di era kontemporer.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada anggota Veteran Republik Indonesia tertua di Provinsi Sulawesi Tenggara, Bapak Nurdin Laduku, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian beliau kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Barmuddin, selaku Ketua DPD LVRI Provinsi Sulawesi Tenggara, menyampaikan amanat Ketua DPP LVRI. Ia mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya generasi muda, untuk senantiasa memiliki visi kebangsaan, semangat juang, serta nasionalisme yang kuat dalam mengisi pembangunan nasional guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Selain itu, ia juga mendorong Keluarga Besar Veteran Republik Indonesia untuk terus menjadi teladan di tengah masyarakat, termasuk dalam menumbuhkan solidaritas dan empati terhadap sesama anak bangsa yang sedang tertimpa musibah, seperti di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Semangat juang para veteran tidak sekadar dimaknai sebagai kenangan historis, tetapi sebagai nilai dinamis yang tetap aktual dan menjadi pedoman dalam merespons berbagai persoalan kebangsaan, mulai dari penanggulangan bencana, penguatan solidaritas sosial, hingga menghadapi kompleksitas tantangan pembangunan nasional,” ujarnya.
Acara syukuran dan silaturahmi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara pengurus DPD LVRI Provinsi Sulawesi Tenggara, jajaran Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (Piveri), serta Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Laporan : Rul R.















































