KENDARI, LINKSULTRA.COM – Serah terima jabatan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Koperasi dan UMKM) Provinsi Sulawesi Tenggara berlangsung pada Selasa (22/9/2026).
Jabatan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra kini resmi dilanjutkan oleh H. Belli H.T., setelah sebelumnya dijabat oleh Dr. LM Shalihin.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. LM Shalihin menyampaikan sejumlah pesan kepada pejabat baru sekaligus berpamitan kepada seluruh jajaran dan pegawai di lingkungan Dinas Koperasi dan UMKM Sultra.
Shalihin mengungkapkan, selama menjalankan tugas di Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, terdapat sejumlah program yang terus dikawal, termasuk pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Menurutnya, dari target 760 koperasi yang harus dituntaskan pada 2026, sekitar 400 koperasi telah menyelesaikan tahapan yang ditargetkan. Sementara itu, proses verifikasi dan validasi (verval) masih berlangsung untuk lebih dari 300 koperasi.
“Semoga bisa mengawal Koperasi Merah Putih agar operasional. Sekitar 400 sudah selesai, sementara target tahun 2026 sebanyak 760. Proses verval sekitar 300 lebih,” ujar Shalihin.
Ia mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari program pemerintah yang juga mendapat perhatian dalam agenda pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Kita masuk di tim program MANTU Gubernur Sultra. Ini sudah sukses di tangan Pak Kadis baru, tinggal disempurnakan dan semoga bisa dicapai pada 2026,” katanya.
Shalihin berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, termasuk memastikan target Koperasi Merah Putih dapat dituntaskan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Shalihin mengakui masih terdapat pekerjaan yang belum dapat dituntaskannya selama menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra. Salah satunya adalah pembangunan kantor koperasi.
“PR saya yang belum saya tuntaskan adalah pembangunan kantor koperasi. Perencanaannya dalam proses, tetapi masih menunggu,” ungkapnya.
Ia berharap proses tersebut dapat terus dikomunikasikan dengan Dinas Cipta Karya karena tahapan pembangunan kantor tersebut masih berada di instansi terkait.
“Semoga ini bisa dikomunikasikan dengan Dinas Cipta Karya karena masih di sana,” ujarnya.
Selain pembangunan kantor, Shalihin juga menyebut program KDMP telah memasuki tahapan verifikasi dan validasi. Ia berharap koordinasi dapat terus dilakukan sehingga seluruh tahapan dapat dituntaskan maksimal pada akhir tahun.
“KDMP juga masuk tahap verval. Tinggal dikoordinasikan di akhir tahun ini maksimal,” katanya.
Shalihin juga menitipkan pesan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Dinas Koperasi dan UMKM Sultra agar memberikan dukungan kepada kepala dinas yang baru.
Ia berharap seluruh jajaran dapat bekerja bersama untuk menyukseskan program pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Saya harap teman-teman ASN bisa didukung agar bisa menyukseskan program Presiden dan Gubernur, sehingga beliau mampu menjalankan tugasnya di sini,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Shalihin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai apabila selama menjalankan tugas terdapat kesalahan maupun kekurangan.
“Saya juga minta maaf kepada seluruh staf. Kalau ada salah saya, saya minta maaf kepada seluruh staf, sehingga saya tinggalkan kantor ini dengan suasana yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra yang baru, H. Belli H.T., meminta dukungan seluruh jajaran dalam menjalankan amanah barunya.
Belli menyampaikan bahwa keberhasilan menjalankan tugas di Dinas Koperasi dan UMKM tidak dapat dilakukan seorang diri. Karena itu, ia berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh pegawai serta pihak terkait.
“Saya berharap dapat dukungan dari semua pihak di sini agar bisa menjalankan amanah ini dan menyukseskan program-program yang ada,” kata Belli.
Ia juga mengharapkan adanya keikhlasan dan kebersamaan dari seluruh pegawai dalam mendukung kepemimpinannya.
“Saya berharap keikhlasan hati dari teman-teman semua,” ujarnya.
Belli menegaskan bahwa dirinya ingin melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus melakukan penyempurnaan sesuai kebutuhan organisasi.
Ia juga meminta agar seluruh pegawai tidak membedakan dirinya dengan pejabat sebelumnya dan tetap menjaga kebersamaan dalam menjalankan tugas.
“Jangan saya dibeda-bedakan dengan Pak Shalihin sebagai Kadis Koperasi yang lama,” ujar Belli.
Dengan serah terima jabatan tersebut, kepemimpinan Dinas Koperasi dan UMKM Sultra memasuki babak baru. Sejumlah pekerjaan yang telah berjalan, khususnya percepatan Koperasi Merah Putih, verifikasi dan validasi KDMP, serta penyelesaian rencana pembangunan kantor koperasi, menjadi bagian dari agenda yang diharapkan dapat dilanjutkan dan dituntaskan di bawah kepemimpinan Belli H.T.
Laporan : Rul R.
















































