KONSEL, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untuk mempercepat realisasi program pembangunan strategis daerah.
Penguatan kolaborasi ini disampaikan dalam kunjungan kerja Tim Monitoring dan Evaluasi pada Jumat, 14 November 2025.
Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Mustamir Martosiswoyo, dengan fokus utama memastikan konsistensi perencanaan, pelaksanaan, dan percepatan penyelesaian program pembangunan yang terintegrasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam kerangka Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Selatan, DR. Awaluddin, menyatakan bahwa monitoring ini menjadi agenda penting dalam menyamakan langkah pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah provinsi merupakan kunci dalam optimalisasi capaian program pembangunan.
Menurutnya, terdapat tiga agenda prioritas yang menjadi perhatian bersama dalam kunjungan tersebut, yakni:
1. Evaluasi progres kegiatan untuk melihat capaian pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang bersumber dari anggaran provinsi serta memastikan kemanfaatannya bagi masyarakat.
2. Identifikasi kendala teknis maupun administratif yang dihadapi pelaksana program sehingga dapat ditemukan solusi cepat melalui koordinasi lintas pemerintah.
3. Sinkronisasi program tahun anggaran 2024 dan 2025 agar selaras dengan kebijakan pembangunan provinsi dan mendukung arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Monitoring dari Biro Administrasi Pembangunan Sulawesi Tenggara memberikan masukan strategis agar semua kegiatan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran. Sinergi ini sangat penting untuk mewujudkan visi Konawe Selatan Sehat, Cerdas, dan Sejahtera,” ujar DR. Awaluddin.
Dalam pembahasan teknis, beberapa proyek infrastruktur yang menjadi fokus evaluasi bersama di antaranya:
Rekonstruksi Jalan Motaha – Alangga yang didukung Dana Bagi Hasil Sawit dengan nilai anggaran Rp 3.010.000.000.
Peningkatan Jalan Poli-polia – Batas Konawe Selatan sebesar Rp 31.033.140.000.
Rehabilitasi Jalan Alangga – Tinanggea sebesar Rp 5.830.854.000.
Rehabilitasi Jalan Batas Kota Kendari – Punggaluku sebesar Rp 5.875.385.000.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Mustamir Martosiswoyo, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam evaluasi pembangunan.
“Konawe Selatan adalah wilayah penyangga strategis Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan tidak ada pembangunan yang berjalan sendiri tanpa koordinasi. Setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan, pengendalian, dan pelaporan berbasis data sehingga setiap program dapat dipertanggungjawabkan dan terukur manfaatnya.
Hasil monitoring ini diharapkan mempercepat penyelesaian program yang tengah berjalan serta memperkuat penyusunan perencanaan pembangunan tahun anggaran berikutnya.
Penguatan sinergi ini menjadi landasan penting untuk mempercepat terwujudnya Konawe Selatan SETARA: Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.
Laporan: Rul R.










































