KENDARI, LINKSULTRA.COM -Sekolah Sepak Bola (SSB) La Towua asal Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, sukses mengukir prestasi pada ajang Youth Football Festival Sulawesi Tenggara 2026 yang berlangsung di Kota Kendari.
Turun pada tiga kelompok usia, yakni U10, U11 dan U12, SSB La Towua mampu menunjukkan kualitas pembinaan pemain mudanya. Tim U12 tampil sebagai juara satu atau champion, sementara kelompok U11 meraih juara dua.
Tidak hanya berprestasi secara tim, pemain SSB La Towua juga mencatatkan prestasi individu. Pemain La Towua berhasil menjadi top skor pada kelompok U12 dan U11.
Sementara itu, kelompok U10 juga mampu menunjukkan perjuangan hingga berhasil menembus babak delapan besar.
Pemilik sekaligus pembina SSB La Towua, La Towua, mengatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi SSB yang berasal dari Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna.
“Alhamdulillah, hasil yang kita capai sangat baik. U12 juara satu atau champion, U11 juara dua, kemudian pemain kita juga menjadi top skor U12 dan U11. Untuk U10 kita sampai delapan besar,” kata La Towua.
Menurut La Towua, keikutsertaan SSB La Towua dalam Youth Football Festival Sulawesi Tenggara 2026 bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola usia dini.
Ia mengatakan, pengalaman bertanding sangat penting bagi pemain muda untuk membangun mental kompetisi, disiplin, kerja sama tim dan kemampuan menghadapi berbagai karakter lawan.
“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman. Prestasi tentu kami syukuri, tetapi pembinaan harus terus berjalan,” ujarnya.
Prestasi sebagai champion U12 juga membawa kesempatan bagi SSB La Towua untuk melangkah ke kompetisi berikutnya. Tim U12 akan mewakili Sulawesi Tenggara di Makassar pada 3 Oktober 2026.
La Towua mengatakan kesempatan tersebut akan dimanfaatkan untuk kembali mempersiapkan para pemain agar tampil lebih baik. Sebab, pada pertandingan di Makassar, anak-anak asuhnya akan membawa nama Sulawesi Tenggara.
“Kami akan melakukan persiapan lagi untuk ke Makassar. Anak-anak harus lebih siap, karena nanti mereka membawa nama Sulawesi Tenggara,” katanya.
Ia berharap dukungan dari orang tua dan masyarakat terus diberikan kepada para pemain muda SSB La Towua. Menurutnya, pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak.
La Towua juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi anak-anak di Kecamatan Tongkuno dan Kabupaten Muna untuk terus berlatih serta berani mengikuti kompetisi.
“Kami berharap ini menjadi motivasi bagi anak-anak. Jangan cepat puas, terus berlatih dan tetap rendah hati,” tuturnya.
Dengan torehan champion U12, juara dua U11, dua gelar top skor serta U10 yang menembus delapan besar, SSB La Towua Tongkuno Muna kini menatap tantangan berikutnya di Makassar.
Tim U12 SSB La Towua akan membawa nama Sulawesi Tenggara pada pertandingan di Makassar, 3 Oktober 2026, setelah memastikan diri sebagai champion U12 Youth Football Festival Sulawesi Tenggara 2026.
Laporan: Rul R.
















































