KENDARI, LINKSULTRA.COM – Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sulawesi Tenggara (Sultra) Fahri Yamsul melakukan kunjungan kerja di Pulau Siompu di Kabupaten Buton Selatan (Busel) baru baru ini.
Hasil kunjungan kerja di sana, tim lapangan menemukan kerusakan parah pada talud yang menjadi penahan ombak telah mengalami kerusakan yang sangat parah.
Menurut Fahri, jika tidak segera dilakukan perbaikan maka akan membahayakan masyarakat di pulau tersebut.
Terlebih lagi, pulau ini berhadapan langsung dengan laut lepas, sehingga ketika musim kencang maka air laut bisa naik sampai ke pemukiman warga.
“Hasil kunjungan di lapangan, kondisi talud penahan abrasi air laut yg rusak parah di Siompu. Ini mengancam permukiman dan infrastruktur yg berada di sekitarny,” ungkap Fahri saat dihubungi via WhatsApp, Senin (06/11)23).
“Jadi ini perlu penanganan segera,” sambungnya.
Ia juga menambahkan, rencana penanganan ini akan dilakukan pada tahun depan menggunakan APBD 2024.Romh
Adapun kerusakan talud ini sekitar 600 meter. Dengan perkiraan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp7 miliar.
“Nanti kami usahakan tahun depan, panjang kerusakan sekitar 600 meter, dibutuhkan biaya sekitar Rp7 miliar kita usul pakai dana APBD nanti,” tukasnya.
Dalam kunjungan ini dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD Sultra Suwandi Andi dan Staf Ahli Bupati Busel dan Camat Batauga.
Laporan: Rahmat R.









































