KENDARI, LINKSULTRA.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling., menghadiri pembukaan Orientasi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka (UT) Kendari yang digelar di Hotel Zahra Syariah Kendari, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan kuliah umum motivasi yang disampaikan langsung oleh Wagub Sultra.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur UT Kendari, Anfas, ST., MM., Kepala Subbagian Tata Usaha, manajemen UT Kendari, para dosen, panitia OSMB dan PKBJJ, serta mahasiswa baru dari Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan.
Direktur UT Kendari, Anfas, dalam laporannya menyampaikan jumlah mahasiswa UT secara nasional saat ini mencapai 763.980 orang dengan total alumni sebanyak 2 juta. Khusus UT Kendari, tercatat memiliki 7.100 mahasiswa aktif dengan penerimaan mahasiswa baru semester ini sebanyak 1.663 orang.

“Untuk semester ini, 500 mahasiswa mengikuti OSMB dan PKBJJ di Kendari, sementara ratusan lainnya tersebar di beberapa kabupaten seperti Konawe, Kolaka, Muna, dan Konawe Utara,” jelas Anfas.
Ia berharap kegiatan orientasi dapat membantu mahasiswa baru memahami sistem pembelajaran jarak jauh di UT, sehingga mampu belajar mandiri, lulus tepat waktu, dan meraih prestasi membanggakan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa tidak hanya mengejar kecerdasan akademik semata, melainkan juga mengasah akal budi, nilai moral, serta menjaga kesehatan jasmani.
“Perguruan tinggi bukan hanya mencetak manusia pintar dengan IPK tinggi, tetapi harus melahirkan manusia cerdas yang memiliki akal budi, tata nilai, dan mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Inilah generasi emas yang dibutuhkan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Hugua.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menyongsong bonus demografi Indonesia. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi champion di berbagai komunitas serta berkontribusi di desa-desa melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, koperasi, dan sektor produktif lainnya, bukan sekadar berorientasi menjadi ASN.
Lebih lanjut, Hugua mengapresiasi program Pemerintah Pusat terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya mampu melahirkan generasi sehat, kuat, dan berdaya saing.
“Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh ijazah atau gelar akademik, melainkan oleh daya juang menghadapi tantangan hidup. Kampus memberikan bekal pengetahuan, tetapi kehidupanlah yang akan menempa kalian menjadi pribadi tangguh,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru Universitas Terbuka Kendari diharapkan semakin siap menempuh pendidikan tinggi berbasis sistem jarak jauh serta menjadi generasi emas yang berdaya saing untuk pembangunan daerah dan nasional.
Laporan: Rul R.









































