KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung sektor perikanan melalui revitalisasi besar-besaran Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa di Kota Kendari.
Proyek yang menjadi salah satu prioritas Gubernur Sultra ini kini dikebut penyelesaiannya dan ditargetkan rampung pada pekan ketiga Desember 2025.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Effendi Patulak, mengatakan revitalisasi TPI Sodohoa dilakukan secara menyeluruh, termasuk pembongkaran total bangunan lama yang sudah tidak layak dan yang sebelumnya mengalami kebakaran.
“Ada lima gedung yang kita bangun baru. Yang lama sudah kita bongkar, termasuk yang terbakar,” ujarnya.
Beberapa gedung tersebut masing-masing terdiri dari:
1. Gedung tempat penampungan ikan
2. Gedung cold storage
3. Tiga gedung pelayanan dan operasional
Effendi mengungkapkan bahwa progres fisik proyek saat ini telah mencapai sekitar 60%, meski pengerjaan baru berjalan satu bulan.
Ia memastikan bahwa bagian terberat dari konstruksi telah diselesaikan.
“Ini belum sampai satu bulan sudah 60-an persen. Pekerjaan paling berat seperti beton, dinding, dan atap sudah selesai. Tinggal finishing seperti plesteran, pemasangan lantai, serta penggantian pintu dan jendela,” jelasnya.
Revitalisasi TPI Sodohoa dikerjakan melalui anggaran tahap dua senilai Rp6,1 miliar untuk pembangunan gedung-gedung utama, ditambah sekitar Rp800 juta yang dialokasikan untuk pekerjaan pendukung lainnya.
Menurut Effendi, proyek ini merupakan janji langsung Gubernur Sultra untuk memperbaiki secara total fasilitas TPI demi kenyamanan pedagang dan peningkatan kualitas aktivitas perdagangan ikan.
“Bapak Gubernur sudah berjanji bahwa semua fasilitas di TPI ini diperbarui. Bisa dilihat, tempat penjualan ikan yang kita bangun dengan beton granit sudah dipakai para pedagang,” ujarnya.
Ia optimistis target penyelesaian dapat terpenuhi sehingga revitalisasi TPI Sodohoa bisa segera dimanfaatkan secara optimal.
“Kita berharap di minggu ketiga Desember sudah bisa diresmikan. Tinggal sekitar 40 persen pekerjaan, dan semuanya insyaAllah kita tuntaskan,” pungkasnya.
Laporan: Rul R.










































