KENDARI, LINKSULTRA.COM -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penanganan Siswa Berkebutuhan Khusus (PSBK) akan menggelar rangkaian kegiatan edukatif dalam rangka memperingati Hari Autisme 2026.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Mei 2026, dengan agenda utama berupa lomba mewarnai bagi anak-anak serta seminar yang menghadirkan narasumber kompeten di bidang anak berkebutuhan khusus.
Kepala UPTD PSBK Dikbud Sultra, Nurhaerani Haeba, S.Pi., M.Si., M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa peringatan Hari Autisme yang diperingati setiap 2 April terpaksa diundur ke bulan Mei karena penyesuaian anggaran dan padatnya agenda kegiatan.
“Pelaksanaan kami geser ke Mei karena adanya penyesuaian anggaran dan beberapa kegiatan lain yang waktunya berdekatan,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, pihaknya akan menghadirkan Dr. Vesta Yumpi, S.Ps., M.Si dari Universitas Muhammadiyah Jember sebagai narasumber seminar. Kehadiran akademisi tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta terkait penanganan anak berkebutuhan khusus.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 12 Mei dengan lomba mewarnai yang diperuntukkan bagi siswa tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB). Selanjutnya, pada 13 Mei akan dilaksanakan seminar yang melibatkan orang tua, guru, serta perwakilan instansi terkait.
Adapun peserta seminar berasal dari berbagai unsur, seperti Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan, hingga kalangan akademisi yang memiliki perhatian terhadap isu anak berkebutuhan khusus.
Nurhaerani menegaskan, meskipun kegiatan tahun ini dilaksanakan secara sederhana, namun tetap mengedepankan nilai edukasi dan manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus, khususnya di tengah kondisi efisiensi anggaran,” pungkasnya.
Laporan: Rul R.









































