KENDARI, LINKSULTRA.COM –Maskapai penerbangan AirAsia dipastikan segera membuka penerbangan perdana ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kehadiran maskapai berbiaya hemat ini disambut positif oleh Pemerintah Provinsi Sultra karena dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, mengatakan penerbangan perdana AirAsia ke Kendari dijadwalkan berlangsung pada 7 Maret 2026. Sebelumnya, pihak AirAsia telah melakukan launching serta pertemuan dengan Gubernur Sultra untuk membahas rencana kerja sama strategis.
Menurut Ridwan, kehadiran AirAsia bukan hanya membuka rute penerbangan baru, tetapi juga membawa komitmen mendukung pengembangan sektor pariwisata Sultra. Atas arahan Gubernur, Dinas Pariwisata ditugaskan melakukan koordinasi intensif dengan pihak maskapai guna menyusun agenda promosi bersama.
AirAsia direncanakan akan membawa wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, untuk mengenal langsung destinasi unggulan Sulawesi Tenggara. Sebagai tindak lanjut, Pemprov Sultra bersama AirAsia menyiapkan kegiatan fun trip yang dijadwalkan sekitar tujuh hari setelah Lebaran.
Dalam agenda tersebut, rombongan akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata andalan, seperti Pulau Bokori, Batu Gong, Labengki, Pulau Hari, hingga destinasi baru yang tengah dikembangkan, yakni Pulau Senja dan Tanjung Kartika. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat citra pariwisata Sultra di tingkat nasional maupun internasional.
Selain wisata bahari, agenda fun trip juga akan dikombinasikan dengan wisata budaya. Pemprov Sultra berencana menginisiasi kunjungan ke wilayah Kepulauan Buton, termasuk agenda yang berkaitan dengan salah satu kesultanan setempat, sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
Rangkaian fun trip tersebut direncanakan berlangsung selama tujuh hingga sepuluh hari. Program ini akan menjadi bagian dari promosi penerbangan perdana AirAsia sekaligus strategi pemasaran destinasi secara terpadu antara pemerintah daerah dan maskapai.
Terkait rute penerbangan reguler, Ridwan menyebut AirAsia berpeluang membuka rute Jakarta–Kendari, dengan kemungkinan konektivitas melalui Makassar. Namun, kepastian rute dan jadwal penerbangan masih menunggu keputusan resmi dari pihak AirAsia.
Ridwan menegaskan sinergi dengan maskapai merupakan langkah penting dalam membuka isolasi wilayah dan memperluas jaringan pariwisata. Dengan dukungan penerbangan yang stabil, promosi destinasi dinilai akan lebih efektif dan berkelanjutan. Ia optimistis kolaborasi ini memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata lokal.
Laporan: Rul R.
















































