KENDARI, LINKSULTRA.COM – Anggota DPR RI Komisi XIII dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pesan tersebut disampaikan Ali Mazi dalam kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebijakan Pancasila Bersama Masyarakat Kota Kendari, yang digelar di Kota Kendari, Kamis (27/8/2026).
Ali Mazi menekankan bahwa Pancasila memiliki posisi fundamental dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi perekat yang mampu menyatukan masyarakat Indonesia yang memiliki latar belakang suku, agama, budaya dan daerah yang beragam.
Menurut Ali Mazi, nilai-nilai Pancasila harus terus dirawat dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai dinamika sosial yang dapat memengaruhi persatuan dan keharmonisan masyarakat.
Ia menilai Pancasila harus menjadi pandangan hidup sekaligus pedoman dalam menjaga kedaulatan bangsa. Nilai persatuan yang terkandung dalam Pancasila, kata dia, menjadi kekuatan untuk menjaga Indonesia tetap utuh dari Sabang sampai Merauke.
“Pancasila menjaga kedaulatan bangsa dan menjadi dasar harmonisasi kehidupan masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” ujar Ali Mazi.
Sebagai anggota DPR RI yang mewakili masyarakat Sultra, Ali Mazi juga menegaskan pentingnya memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional. Dukungan masyarakat dinilai menjadi bagian penting agar berbagai kepentingan dan aspirasi masyarakat Sultra dapat terus disuarakan melalui lembaga legislatif.
Dalam konteks penguatan ideologi Pancasila, Ali Mazi juga menilai kemitraan dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memiliki arti penting. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai Pancasila sekaligus mendorong penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan sosial.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP, Galuh Ibrahim, yang turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, mengatakan Pancasila memberikan pijakan yang kokoh bagi bangsa Indonesia.
Menurut Galuh, Pancasila tidak hanya berkedudukan sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pemersatu bangsa sekaligus pandangan hidup di tengah keberagaman.
“Pancasila memberikan pijakan yang kokoh karena sebagai dasar, Pancasila juga menjadi pemersatu bangsa,” kata Galuh.
Ia menyebut Pancasila dapat menjadi bintang penuntun dalam membangun daerah dan bangsa menuju kondisi yang lebih maju, termasuk dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang semakin maju dan sejahtera.
Galuh juga menekankan bahwa penguatan relawan Gerakan Kebijakan Pancasila tidak boleh berhenti pada pemahaman secara teoritis. Para relawan diharapkan mampu menjadi penggerak yang membawa nilai-nilai Pancasila ke tengah masyarakat.
Dengan keterlibatan masyarakat, relawan, pemerintah, BPIP dan para wakil rakyat, penguatan nilai Pancasila diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Gerakan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat Sultra, menjaga keharmonisan di tengah keberagaman, serta memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Laporan : Rul R.
















































