Biro Pembangunan Sultra Intensifkan Monitoring Program Prioritas Gubernur di Daerah

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat pelaksanaan program pembangunan daerah yang digagas oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Melalui Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sultra, pemerintah fokus memantau dan memastikan capaian empat program prioritas gubernur berjalan sesuai target, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan agromaritim.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Sultra, LM Martosiswoyo, menjelaskan bahwa keempat program tersebut menjadi pilar utama pembangunan daerah yang diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik dan pemerataan hasil pembangunan di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

“Empat sektor utama ini menjadi fokus kepemimpinan Bapak Gubernur saat ini. Yaitu bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan agromaritim. Kami di Biro Pembangunan berperan dalam melakukan monitoring dan evaluasi atas setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah,” ungkap Martosiswoyo di Kendari.

Dalam bidang infrastruktur, kata dia, sejumlah ruas jalan strategis provinsi tengah dibangun dan direhabilitasi untuk memperlancar konektivitas antarwilayah. Beberapa proyek yang saat ini sedang berjalan berada di Kabupaten Konawe Selatan, Buton Utara, dan Muna.

“Untuk bidang infrastruktur, Gubernur memberi perhatian besar terhadap pembangunan jalan yang menjadi urat nadi ekonomi daerah. Kami terus memonitor ruas-ruas jalan tersebut agar pembangunannya tepat waktu dan berkualitas,” jelasnya.

Selain itu, di bidang pendidikan, Gubernur Sultra juga mengarahkan pembangunan dan rehabilitasi sekolah menengah atas yang tersebar di beberapa daerah.

Saat ini, empat sekolah sedang menjalani rehabilitasi berat, yakni SMA Negeri 1 Raha, SMA Negeri 2 Bawu-Bawu, SMA Negeri Koltim, dan SMA di Kabupaten Kolaka. Berdasarkan hasil monitoring terakhir pada akhir Oktober 2025, progres pekerjaan rehabilitasi telah mencapai sekitar 30 persen.

“Kami menargetkan seluruh pekerjaan rehabilitasi sekolah dapat rampung pada akhir kontrak, yakni bulan Desember 2025. Saat ini seluruh proses berjalan sesuai jadwal dan dalam pengawasan ketat,” kata Martosiswoyo.

Untuk sektor kesehatan, Pemprov Sultra juga tengah menyiapkan beberapa fasilitas pelayanan baru, termasuk pembangunan fasilitas kesehatan di bawah koordinasi Dinas Kesehatan serta program Batramas yang menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat di wilayah pedesaan.

“Bapak Gubernur memberi arahan agar seluruh fasilitas kesehatan yang dibangun dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami memastikan progres pembangunan di sektor ini sesuai dengan target,” tambahnya.

Sebagai lembaga yang berperan dalam koordinasi dan pengawasan, Biro Administrasi Pembangunan tidak hanya mengandalkan laporan tertulis dari dinas pelaksana, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev).

“Kami tidak hanya menerima laporan dari dinas teknis, tetapi juga melakukan pengecekan langsung di lapangan. Setiap hasil monev kami laporkan secara langsung kepada Bapak Gubernur, termasuk perkembangan progres kegiatan hingga capaian fisiknya,” terang Martosiswoyo.

Menurutnya, monev dilakukan sejak awal pelaksanaan kontrak hingga progres mencapai 30 persen, dan akan dilanjutkan lagi pada akhir November untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis dan selesai tepat waktu.

“Kami turun sejak awal, mulai 0 persen, kemudian saat pekerjaan mencapai 30 persen, dan nanti akan kami cek lagi di tahap penyelesaian 100 persen. Hal ini penting untuk memastikan laporan dinas sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, hasil monitoring tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam laporan akhir tahun Gubernur Sultra, sekaligus dasar penyusunan program lanjutan di tahun berikutnya.

“Seluruh hasil monev akan kami laporkan kepada Bapak Gubernur sebagai bahan evaluasi akhir tahun. Dari situ, akan terlihat capaian pembangunan dan program-program yang telah berhasil dilaksanakan selama periode kepemimpinan beliau,” tutup Martosiswoyo.

Dengan langkah pengawasan yang intensif ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen menjaga kualitas pembangunan dan memastikan setiap program prioritas benar-benar memberi dampak bagi masyarakat, sejalan dengan visi Gubernur untuk menghadirkan pembangunan yang merata, produktif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sultra.

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *