KENDARI, LINKSULTRA.COM – Lembaga survei Lingkar Survei Sulawesi (LSS) merilis hasil survei opini publik terhadap popularitas, aksepbilitas, dan elektabilitas bakal calon gubernur Sulawesi Tenggara pemilihan kepala daerah Tahun 2024, Rabu (24/7/2024). Hasilnya, Tina Nur Alam mendominasi dari semua tingkat opini publik.
Tidak hanya satu indikator, baik popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas istri mantan Gubernur tersebut unggul dibandingkan bakal calon gubernur lainnya.
Survei pengumpulan data yang dilaksanakan sejak 23 Juni 2024 s.d 2 Juli 2024 menggunakan metode sampling multistage random sampling, populasinya adalah seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berumur 17 tahun ke atas atau yang sudah menjadi wajib pilih berdasarkan data daftar pemilih tetap atau DPT Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara Tahun 2024 di 17 kabupaten dan kota yaitu sebanyak 1.867.931 orang.
“Sampel yang digunakan adalah mereka yang memenuhi syarat wajib pilih dengan margin error kurang lebih 3 persen dengan tingkat kepercayaan 97 persen dengan cara wawancara tatap muka langsung dengan responden menggunakan metode kuesioner,” ungkap Tim Ahli LSS, La Ode Ramalan, saat merilis hasil survei, di salah satu warkop di Kendari.
Dari hasil survei LSS dengan jumlah responden yang digunakan dalam survei ini sebanyak 1.200 responden (slovin), Tina Nur Alam mendominasi di segala lini indikator survei.
Pada aspek tingkat popularitas, calon gubernur Tina Nur Alam menjadi yang teratas dengan 68,53 persen dan diurutan kedua Ridwan Bae dengan nilai survei 66,94 persen, selanjutnya secara berturut-turut Lukman Abunawas 55,72 persen; La Ode Ida 54,64 persen; Andi Sumangerukka 51,67 persen; Kery Saiful Konggoasa 49,23 persen; Hugua 43,34 persen; Abdurrahman Shaleh 35,32 persen; Ruksamin 31,64 persen; Rusda Mahmud 24,23 persen; Ahmad Safei 19,24 persen, Yusuf Tawulo 17,22 persen, LM Sjafei Kahar 17,43 persen, Abdul Rahman Made 13,06 persen, dan Arhawi 10,38 persen.
“Nama-nama ini muncul pada tataran survei karena berdasarkan opini yang berkembang di masyarakat dan baliho-baliho yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se-Sultra,” ungkapnya.
Selain itu, Tina Nur Alam juga unggul pada survei akseptabilitas calon gubernur diantara 15 orang yang digadang-gadang bakal maju sebagai calon gubernur. Aksepbilitas atau tingkat kesukaan Tina Nur Alam mencapai angka 57,45 persen. Kemudian diikuti Lukman Abunawas 45,56 persen, Ridwan Bae 44,67 persen, Andi Sumangerukka 43,45 persen, Ruksamin 40,02 persen, Kery Saiful Konggoasa 38,44 persen, Hugua 32,44 persen, La Ode Ida 27,56 persen.
Selanjutnya, Abdulrahman Saleh 24,55 persen, Rusda Mahmud 17,45 persen, Ahmad Safei 13,34 persen, Yusuf Tawulo 12,45 persen, LM Sjafei Kahar 11,45 persen, Abdul Rahman Made 9,24 persen dan Arhawi 7,74 persen.
Sama halnya dengan survei elektabilitas calon, Tina Nur Alam juga menjadi yang teratas versi LSS. Tina mendapat angka 15,67 persen, disusul Lukman Abunawas 9,83 persen, Ridwan Bae 9,71 persen, Andi Sumangerukka 7,22 persen, Kery Saiful Konggoasa 6,26 persen, Ruksamin 5,09 persen, Hugua 5,00 persen, LM Sjafei Kahar 3,59 persen.
Kemudian Abdulrahman Saleh 3,06 persen, La Ode Ida 1,68 persen, Yusuf Tawulo 0,36 persen, Abdul Rahman Made 0,09 persen, Rusda Mahmud 0,06 persen, Arhawi 0,03 persen, dan Ahmad Safei 0,03 persen.
La Ode Ramalan menyebutkan, keterwakilan sampel laki-laki dan perempuan dalam survei ini sama. Namun sebaran responden dari setiap kabupaten dan kota berbeda-beda tergantung pada DPT yang dimiliki setiap daerah, dan jumlah responden terbanyak Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan.
“Jumlah responden ke dua daerah ini kenapa banyak karena jumlah daftar pemilihnya atau DPT juga banyak, dibandingkan daerah lain. Paling kecil itu Konawe Kepulauan karena DPT nya hanya 28.942 orang,” ucapnya.
Laporan: Rul R.









































