Jalan di Buton Utara Hampir Rampung, Program Jama’ah Gubernur Sultra Disambut Warga

BUTUR, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari program prioritas “Jama’ah” (Jalan Mulus Antar Wilayah).

Program yang diinisiasi Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka ini menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, termasuk di Kabupaten Buton Utara (Butur) yang selama ini mengalami keterisolasian akses.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menyampaikan bahwa beberapa ruas jalan di Butur menunjukkan progres signifikan.

Menurutnya, ruas Lambal RRK saat ini telah mencapai 99 persen dan sudah memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO). Sementara itu:

Ruas SP3-Bubu-Ronta dengan panjang lebih dari 10 kilometer, progresnya sudah mendekati 50 persen.

Ruas sepanjang 3 kilometer lebih kini mencapai sekitar 80 persen dan hampir rampung.

Ruas Lambale-Ereke sepanjang 1 km lebih sudah selesai 100 persen.

“Target tetap sesuai kontrak. Kita optimistis bisa selesai tepat waktu. Hanya saja tantangan terbesar adalah musim hujan yang berpotensi menghambat mobilisasi material dari Moramo ke lokasi proyek,” jelas Pahri, Selasa (1/10/2025).

Ia menambahkan, pihaknya mengambil langkah strategis agar pekerjaan tidak terhambat. “Kami upayakan pengerjaan hingga tengah malam, tetap tepat dan bersih, supaya kendala musim hujan bisa kita atasi,” tegasnya.

Hasil kunjungan lapangan menunjukkan respons positif masyarakat. Mereka menyampaikan rasa syukur karena ruas jalan yang selama puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan, kini akhirnya dibangun.

“Bagi masyarakat, jalan ini sarana vital. Bisa dipakai anak-anak ke sekolah, distribusi sembako, hasil pertanian, maupun akses kesehatan. Kehadiran jalan baru ini menjadi jawaban atas harapan lama warga,” ujar Pahri.

Meski begitu, ia mengakui bahwa kebutuhan infrastruktur di Butur masih sangat besar. “Masih banyak ruas yang membutuhkan penanganan, tentu anggaran yang diperlukan juga besar. Namun kita upayakan bertahap sesuai prioritas,” tambahnya.

Pembangunan jalan di Butur ini merupakan bagian dari program “Jama’ah” yang dicanangkan Gubernur Andi Sumangerukka. Program ini berfokus pada perbaikan dan pembangunan jalan provinsi di seluruh Sultra agar mulus dan layak digunakan masyarakat.

Selain di Butur, sejumlah proyek jalan strategis juga sedang berjalan, antara lain:

Jalan Simpang Tiga Bubu – Ronta sepanjang 11,5 km dengan nilai kontrak Rp33,9 miliar.

Ruas Jalan Polipolia – Batas Konawe Selatan sepanjang 10,5 km dengan nilai kontrak Rp30,2 miliar.

Perbaikan Jalan Made Sabara di Kendari sepanjang 1 km, anggaran Rp2,6 miliar.

Rehabilitasi jalan di Kolaka Timur dan Butur dengan anggaran Rp64,1 miliar.

Dinas SDA & Bina Marga Sultra menargetkan penanganan jalan sepanjang 61 kilometer setiap tahun, sebagai bagian dari komitmen memperbaiki infrastruktur dasar masyarakat.

Dengan rampungnya sejumlah ruas di Butur, diharapkan jalur transportasi masyarakat akan semakin lancar dan mampu mendukung aktivitas pendidikan, perekonomian, dan sosial.

“Mudah-mudahan apa yang sudah dikerjakan ini memberi manfaat besar. Kita akan terus kawal agar masyarakat merasakan langsung hasil pembangunan,” tutup Pahri Yamsul.

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *