KENDARI, LINKSULTRA.COM – Legend FC menunjukkan performa impresif saat menundukkan PAP’S SSB CISC Kendari FC dengan skor 4-1 dalam laga persahabatan Sparing Football Sultra Premier League 2026 yang digelar di Stadion Mini UHO Kendari, Senin (1/6/2026).
Sejak peluit kick off dibunyikan, Legend FC langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya pertandingan. Permainan kolektif yang diperagakan para pemain membuat PAP’S CISC Kendari FC kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pembuka Legend FC lahir melalui kaki Lhery setelah memanfaatkan assist dari Ipul. Gol tersebut menjadi pembakar semangat bagi skuad Legend untuk terus menekan pertahanan lawan.
Keunggulan kemudian bertambah menjadi 2-0 melalui gol Ta’lim yang berhasil menyelesaikan umpan matang dari Lhery. Duet keduanya menjadi salah satu kekuatan utama Legend dalam membangun serangan sepanjang pertandingan.

Memasuki babak kedua, Legend FC semakin menjauh setelah Andi Iskandar (No. 18) sukses mencetak gol ketiga berkat assist dari Papa Rara. Keunggulan tiga gol membuat Legend semakin percaya diri mengontrol permainan.
PAP’S CISC Kendari FC sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 melalui salah satu pemainnya yang berhasil membobol gawang Ade. Gol tersebut sempat membangkitkan semangat tim lawan untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, Legend FC kembali menunjukkan kualitasnya. Ricky berhasil memperlebar keunggulan menjadi 4-1 setelah menerima assist dari Ipul. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Legend FC hingga peluit panjang dibunyikan.

Selain produktif di lini depan, Legend FC juga tampil solid di sektor pertahanan. Lini belakang yang dikomandoi Zainal alias Enal tampil disiplin dan fokus sepanjang pertandingan. Kokohnya pertahanan membuat lawan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Meski meraih kemenangan telak, Legend FC sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol.
Beberapa kesempatan emas gagal dimaksimalkan dengan baik, termasuk tendangan penalti yang dieksekusi Boss Karlos namun melambung di atas mistar gawang.

Di penghujung babak kedua, Boss Karlos kembali memperoleh peluang matang, tetapi belum berhasil mengubahnya menjadi gol.
Pada pertandingan ini, Lhery layak menjadi sorotan utama. Selain mencetak satu gol dan menyumbang satu assist, ia juga tampil sebagai motor serangan yang mengatur ritme permainan serta menjadi penghubung antar lini sehingga permainan Legend FC berjalan efektif.
Usai pertandingan, Coach Ridwan mengaku bangga dan senang melihat penampilan anak asuhnya yang mampu bermain kompak dan mendominasi jalannya pertandingan.
“Saya bangga dan senang dengan permainan tim hari ini. Anak-anak bermain disiplin, kompak, dan mampu menciptakan banyak peluang. Memang masih ada sejumlah peluang yang terbuang sia-sia, termasuk penalti, tetapi kemenangan ini tetap patut disyukuri. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk pertandingan berikutnya,” ujar Ridwan.
Kemenangan 4-1 ini menjadi hasil positif bagi Legend FC sekaligus menunjukkan semakin solidnya kerja sama antarpemain. Peran Lhery sebagai motor serangan, ketajaman lini depan, serta kokohnya pertahanan yang dipimpin Zainal alias Enal menjadi kunci keberhasilan Legend FC menaklukkan PAP’S CISC Kendari FC di laga persahabatan tersebut.
Laporan : Rul R.










































